KALIMANTAN UTARA — Canon memperkenalkan EOS R8 Mark II, kamera mirrorless full-frame dengan stabilisasi 5-axis IBIS yang diklaim mampu meredam guncangan hingga 7,5 stops saat dipasangkan lensa ber-IS. Kamera ini dijadwalkan mulai dijual Oktober 2026 dengan harga body only USD 1.899 atau sekitar Rp 33,7 juta. Peningkatan konektivitas Wi-Fi 6 dan buffer lebih besar menjadikannya opsi serius bagi kreator konten dan fotografer profesional.
Canon EOS R8 Mark II resmi diumumkan sebagai penerus R8 dengan sejumlah peningkatan signifikan. Kamera ini mempertahankan mounting RF dan sensor full-frame 24,2 MP, tetapi kini menambahkan fitur yang sebelumnya absen di generasi pertama.
Peningkatan paling menonjol adalah kehadiran 5-axis IBIS (In-Body Image Stabilization). Saat dipasangkan dengan lensa yang memiliki IS, Canon mengklaim stabilisasi bisa mencapai 7,5 stops.
Fitur ini menjawab keluhan pengguna R8 generasi pertama yang harus mengandalkan stabilisasi lensa saja. Untuk pemotretan handheld di kondisi minim cahaya, selisih 7,5 stops cukup terasa.
Mode burst R8 Mark II mampu mengambil hingga 40 gambar per detik dengan electronic shutter. Kapasitas buffer meningkat jadi 73 gambar RAW atau 190 JPEG resolusi penuh dalam sekali burst menggunakan kartu UHS-II 128 GB.
Urusan autofocus, Canon mengandalkan Dual Pixel CMOS AF II yang mencakup 100 persen area sensor. Sensitivitasnya kini bekerja hingga EV -7.5 dengan lensa aperture f/1.2, naik dari EV -6.5 di R8. Tracking manusia, binatang, dan kendaraan tetap tersedia.
Untuk video, kamera ini mendukung perekaman 4K 60 fps hasil oversampling dari 6K. Ada juga FHD 180 fps untuk kebutuhan slow motion. Color profile C-Log3 disertakan, plus dukungan HDR HLG dan PQ.
Spesifikasi lain mencakup viewfinder OLED 2,36 juta titik, layar 3 inci, baterai LP-E17, dan multi-controller. Konektivitas mencakup Wi-Fi 6 dual-band 2.4 GHz dan 5 GHz, Bluetooth 5.3, USB-C, serta HDMI.
Canon EOS R8 Mark II diperkirakan mulai dijual Oktober 2026 dengan harga body only USD 1.899 atau setara Rp 33,7 juta. Belum ada konfirmasi resmi soal ketersediaan di Indonesia.
Jika masuk pasar lokal, harga bisa berbeda karena faktor pajak dan kurs. Generasi sebelumnya R8 juga sempat dijual resmi di Indonesia dengan harga yang bersaing.