TANJUNG SELOR — Ujian Dinas Tingkat I dan UPKP Tahun 2026 diikuti 86 ASN dari empat wilayah di Kalimantan Utara. Sekprov Kaltara H. Denny Harianto membuka langsung pelaksanaan ujian di Ruang Laboratorium CAT BKD Kaltara, Rabu (16/9).
Denny menyebut ujian ini bukan sekadar syarat administratif kenaikan pangkat. Menurutnya, kompetensi ASN harus terus diperbarui seiring tuntutan pelayanan publik yang makin dinamis.
"ASN memiliki peran penting dalam pemerintahan, pembangunan daerah, dan pelayanan kepada masyarakat. Karena itu, kompetensi dan profesionalisme harus terus ditingkatkan," kata Denny.
Ujian Dinas merupakan persyaratan bagi PNS yang akan naik pangkat setingkat lebih tinggi. Sementara UPKP menjadi jalur bagi PNS yang telah memperoleh ijazah pendidikan lebih tinggi dari jenjang pangkat dan golongannya.
Denny meminta peserta tidak memandang kedua ujian itu sebagai formalitas belaka. Ia menekankan pentingnya peningkatan kemampuan, integritas, dan kualitas kerja.
"Jadikan ujian ini sebagai kesempatan untuk meningkatkan kemampuan, profesionalisme, integritas, dan kualitas kerja," ujarnya.
Dari 86 peserta, sebanyak 48 orang berasal dari Pemprov Kaltara. Kabupaten Bulungan mengirim 21 peserta, Kabupaten Tana Tidung 12 orang, dan Kabupaten Nunukan 5 orang.
Denny juga meminta panitia dan tim penguji memastikan pelaksanaan ujian berjalan transparan dan objektif. Peserta diminta mengikuti seluruh tahapan sesuai ketentuan yang ditetapkan.
"Persiapkan diri dengan baik dan ikuti seluruh tahapan ujian sesuai aturan yang sudah ditetapkan," pesannya.
Pemprov Kaltara berkomitmen melanjutkan pembinaan aparatur dan menerapkan prosedur kepegawaian berbasis sistem merit. Denny menyampaikan apresiasi kepada Badan Kepegawaian Negara (BKN), Kantor Regional VIII BKN, serta pihak yang mendukung pelaksanaan ujian.
"Melalui ujian ini, kita berharap lahir ASN yang kompeten dan memiliki nilai BerAKHLAK, berorientasi pada pelayanan, akuntabel, adaptif serta mampu bekerja sama," pungkasnya.
Turut hadir jajaran Kanreg VIII BKN, Kepala BKD Kaltara Dr. Andi Amriampa, S.Sos., M.Si., serta Inspektur Inspektorat Daerah Kaltara Yuniar Aspiati, S.E., M.AP.