Harga BBM Pertamina 10 September 2026: Pertamax Green 95 Naik Rp2.550 per Liter

Penulis: Obi Permana  •  Kamis, 10 September 2026 | 11:49:01 WIB
Harga Pertamax Green 95 naik Rp2.550 per liter menjadi Rp19.150 per liter di wilayah Jawa.

KALIMANTAN UTARA — Kenaikan Rp2.550 per liter membuat Pertamax Green 95 kini dijual Rp19.150 per liter di wilayah Jawa. Angka itu menempatkannya di atas Pertamax Turbo yang berada di Rp19.600 per liter, dan jauh di atas Pertamax yang masih bertahan Rp15.950 per liter.

Pertamax Green 95 Hanya Tersedia di Wilayah Jawa

Pertamax Green 95 tidak muncul dalam daftar harga wilayah lain di luar Jawa. Produk ini hanya tercatat pada daftar harga DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, dan Jawa Timur.

Di luar wilayah tersebut, pembeli hanya menemukan Pertamax Turbo, Pertamax, Pertamax Pertashop, Pertalite, Pertamina Dex, Dexlite, dan Biosolar Subsidi. Harga di tiap provinsi berbeda karena dipengaruhi biaya distribusi dan lokasi kilang.

Daftar Harga BBM Pertamina di Jawa per 10 September 2026

Berikut harga yang berlaku di DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, dan Jawa Timur:

  • Pertamax Turbo: Rp19.600/liter
  • Pertamax Green 95: Rp19.150/liter
  • Pertamax: Rp15.950/liter
  • Pertamax Pertashop: Rp15.850/liter
  • Pertalite: Rp10.000/liter
  • Pertamina Dex: Rp25.200/liter
  • Dexlite: Rp23.700/liter
  • Biosolar Subsidi: Rp6.800/liter

Harga di Sumatera: Aceh hingga Lampung

Aceh, Sumatera Utara, Jambi, Bengkulu, Sumatera Selatan, Bangka Belitung, dan Lampung memakai harga yang sama. Pertamax Turbo Rp20.000 per liter, Pertamax Rp16.300 per liter, Pertalite Rp10.000 per liter, Pertamina Dex Rp25.750 per liter, Dexlite Rp24.200 per liter, dan Biosolar Subsidi Rp6.800 per liter.

Sumatera Barat, Riau, dan Kepulauan Riau lebih tinggi: Pertamax Turbo Rp20.450 per liter, Pertamax Rp16.650 per liter, Pertamina Dex Rp26.300 per liter, dan Dexlite Rp24.750 per liter.

Dua kawasan FTZ punya harga khusus. FTZ Sabang menetapkan Pertamax Rp14.950 per liter, Pertalite Rp10.000 per liter, Dexlite Rp22.150 per liter, dan Biosolar Subsidi Rp6.800 per liter. FTZ Batam menetapkan Pertamax Turbo Rp18.550 per liter, Pertamax Rp15.150 per liter, Pertamina Dex Rp23.950 per liter, dan Dexlite Rp22.500 per liter.

Kalimantan, Sulawesi, Bali, dan Indonesia Timur

Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, seluruh Sulawesi, dan Papua memakai patokan harga yang sama: Pertamax Turbo Rp20.000 per liter, Pertamax Rp16.300 per liter, Pertamina Dex Rp25.750 per liter, dan Dexlite Rp24.200 per liter.

Kalimantan Utara lebih mahal, dengan Pertamax Turbo Rp20.450 per liter, Pertamax Rp16.650 per liter, Pertamina Dex Rp26.300 per liter, dan Dexlite Rp24.750 per liter.

Bali, NTB, dan NTT mengikuti harga Jawa untuk sebagian produk: Pertamax Turbo Rp19.600 per liter, Pertamax Rp15.950 per liter, Pertamina Dex Rp25.200 per liter, dan Dexlite Rp23.700 per liter. Khusus NTT, tersedia Biosolar Non-Subsidi Rp23.600 per liter.

Maluku dan Maluku Utara tidak mencantumkan Pertamax Turbo dan Pertamina Dex. Harga yang berlaku: Pertamax Rp16.300 per liter, Pertamax Pertashop Rp16.200 per liter, Pertalite Rp10.000 per liter, Dexlite Rp24.200 per liter, dan Biosolar Subsidi Rp6.800 per liter.

Yang Tidak Berubah

Pertalite dan Biosolar Subsidi tetap Rp10.000 per liter dan Rp6.800 per liter di seluruh wilayah. Harga Pertamax juga masih di level sebelumnya di semua provinsi, begitu pula Pertamax Pertashop.

Bagi pengguna mobil diesel modern, Dexlite dan Pertamina Dex kini berjarak Rp1.500 per liter di Jawa. Selisih itu cukup relevan untuk pemilik kendaraan yang menuntut spesifikasi B30 atau lebih tinggi.

Reporter: Obi Permana
Sumber: moladin.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top