TARAKAN — Partai NasDem Kalimantan Utara tidak hanya menargetkan mempertahankan kursi yang ada, tetapi juga merebut kembali kursi DPR RI yang lepas pada Pemilu 2024. Target itu ditegaskan Wakil Ketua DPR RI Saan Mustopa saat menggelar konsolidasi bersama jajaran pengurus DPW dan DPD NasDem Kaltara di Tarakan.
Saan mengingatkan, waktu persiapan menuju Pemilu 2029 semakin sempit. Jika Pemilu 2024 berlangsung pada 14 Februari 2024 dan kini sudah memasuki Agustus 2026, maka tersisa sekitar dua setengah tahun untuk membangun kekuatan partai.
NasDem Kaltara sebenarnya memiliki modal sejarah elektoral yang kuat. Pada Pemilu 2019, saat Kaltara mendapat alokasi tiga kursi DPR RI, NasDem berhasil merebut satu kursi dan masuk dalam tiga besar kekuatan politik di provinsi tersebut.
Meski kursi DPR RI itu hilang pada Pemilu 2024, partai besutan Surya Paloh ini masih mempertahankan dua kursi DPRD Provinsi Kaltara. Di tingkat kabupaten/kota, capaiannya juga signifikan, termasuk posisi pimpinan DPRD di Malinau serta fraksi penuh di Nunukan dan Malinau.
Karena itu, target yang dipasang bukan sekadar mempertahankan capaian. NasDem menargetkan peningkatan perolehan kursi DPRD Provinsi Kaltara dari dua menjadi empat kursi pada Pemilu 2029.
Saan mengakui kondisi politik di Kaltara tidak mudah. Keterbatasan pasukan dan sumber daya kerap menjadi kendala di lapangan. Namun, ia menegaskan situasi tersebut tidak boleh menjadi alasan bagi kader untuk berhenti bergerak.
“Sulit itu bukan berarti mustahil,” kata Saan, mengutip pesan mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla.
Ia menekankan bahwa situasi sulit justru harus dijawab dengan kerja lebih keras, daya juang lebih kuat, dan pengorbanan yang lebih besar. Optimisme, keyakinan, semangat, motivasi, kemauan, dan tekad yang kuat menjadi modal utama menghadapi pertarungan politik 2029.
Salah satu strategi yang ditekankan Saan adalah penguatan struktur partai hingga tingkat TPS. Menurutnya, pertarungan politik sesungguhnya terjadi di TPS, sehingga NasDem harus memastikan memiliki kader atau simpatisan di setiap TPS untuk mengawal dan menggerakkan suara.
Ia juga menyampaikan pesan Ketua Umum Partai NasDem kepada seluruh kader di Kaltara. Ada tiga hal yang menjadi pegangan: merapatkan barisan, menjaga soliditas partai, serta meningkatkan militansi dan loyalitas seluruh jajaran pengurus hingga tingkat paling bawah.
Saan menegaskan, tantangan menuju Pemilu 2029 akan semakin berat karena partai lain juga akan mempertahankan kekuatan politiknya. Untuk merebut kembali kursi DPR RI, NasDem harus mengeluarkan tenaga dan perjuangan yang lebih besar dibandingkan pihak yang mempertahankan kursi tersebut.
“Semangat itu harus menjadi semangat seluruh kader NasDem Kalimantan Utara,” tegasnya. Kemenangan pada Pemilu 2029 tidak akan ditentukan satu orang, melainkan melalui kerja bersama, perjuangan bersama, pengorbanan bersama, dan keyakinan bersama.