Jembatan Perintis Garuda di Tana Tidung Masuki Tahap Pengelasan Tower, Dandim KTT Tinjau Langsung Progres Pembangunan

Penulis: Panji Pratama  •  Selasa, 25 Agustus 2026 | 13:46:31 WIB
Pengelasan tower Jembatan Perintis Garuda di Tana Tidung memasuki tahap krusial sebelum pemasangan sistem sling.

TANA TIDUNG — Progres fisik Jembatan Perintis Garuda yang menghubungkan wilayah Kecamatan Betayau terus berjalan. Tahapan yang tengah dikerjakan kini adalah pengelasan tiang tower, sebuah proses yang menentukan kestabilan struktur sebelum masuk ke fase pemasangan sistem sling.

Letkol Arm. Raden Florensius Ferdian Ricarda menegaskan bahwa pengelasan tidak bisa dilakukan secara terburu-buru. Setiap sambungan harus presisi karena menjadi fondasi kekuatan tower jembatan.

"Pengelasan ini dilakukan secara bertahap dan harus dikerjakan dengan teliti, karena berkaitan dengan kekuatan dan kestabilan struktur tower jembatan," ujar Dandim KTT dalam keterangannya, baru-baru ini.

Tahapan Krusial Sebelum Pemasangan Sling

Pengelasan tower merupakan salah satu pekerjaan paling vital dalam konstruksi jembatan gantung. Setelah proses ini tuntas, pengerjaan akan berlanjut ke tahap pemasangan sistem sling yang berfungsi sebagai penopang utama beban jembatan.

Dandim berharap penyelesaian tahap demi tahap dapat berjalan sesuai jadwal. Targetnya, seluruh struktur tower rampung dan jembatan bisa segera difungsikan oleh warga setempat.

"Setelah tahap pengelasan ini selesai, pekerjaan akan dilanjutkan sesuai tahapan berikutnya. Harapannya, progres pembangunan bisa terus berjalan dan penyelesaian jembatan dapat dipercepat," kata Letkol Arm. Raden Florensius Ferdian Ricarda.

Memperkuat Konektivitas dan Ekonomi Warga Betayau

Kehadiran Jembatan Perintis Garuda dinilai strategis bagi perekonomian masyarakat di Kecamatan Betayau. Selama ini, mobilitas warga kerap terkendala akses yang memutar dan memakan waktu.

Dengan adanya jembatan ini, aktivitas sehari-hari seperti mengangkut hasil pertanian atau mengantar anak ke sekolah diharapkan menjadi lebih singkat dan efisien. Dampak berganda dari infrastruktur ini diproyeksikan langsung dirasakan oleh warga Desa Buong Baru dan sekitarnya.

"Jembatan ini diharapkan bisa semakin memperkuat konektivitas wilayah dan memudahkan aktivitas masyarakat, termasuk mendukung kegiatan ekonomi," pungkas Dandim KTT.

Pemantauan langsung oleh jajaran Kodim 0914/Tana Tidung menjadi bagian dari pendampingan pengawasan proyek strategis di wilayah teritorial. Langkah ini memastikan pembangunan berjalan sesuai spesifikasi teknis dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.

Reporter: Panji Pratama
Sumber: fokusborneo.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top