Kebakaran Lahan 4 Hektare di Tarakan Timur Berhasil Dipadamkan, Kodim 0907 Kerahkan Personel dan Mobil Damkar

Penulis: Lendra Saputra  •  Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:26:01 WIB
Personel gabungan memadamkan kebakaran lahan seluas empat hektare di Jalan Padat Karya, Kelurahan Pantai Amal, Tarakan Timur, Jumat malam.

TARAKAN — Api yang melahap lahan kosong di Jalan Padat Karya, Kelurahan Pantai Amal, Tarakan Timur, akhirnya berhasil dijinakkan pada Jumat malam. Kebakaran yang meluas hingga empat hektare itu melibatkan personel gabungan dari TNI, BPBD, Polsek, hingga relawan untuk mencegah api merambat ke permukiman warga yang berjarak sekitar 500 meter dari titik api.

Dandim 0907/Tarakan Letkol Inf Danan Wisnubrata menyebut keterlibatan personelnya merupakan bagian dari pola penanganan yang selama ini berjalan. Sebanyak empat personel dan satu unit mobil pemadam dikerahkan ke lokasi untuk memperkuat upaya pemadaman.

“Memang beberapa kali kita turun bersama-sama dengan instansi terkait untuk membantu pemadaman di beberapa titik. Seperti malam ini, begitu ada kejadian di Pantai Amal, personel langsung digerakkan untuk membantu,” kata Danan.

Angin dan Kondisi Lahan Kering Mempercepat Perambatan Api

Kebakaran diketahui sekitar pukul 18.00 Wita. Kondisi rumput dan semak belukar yang mengering akibat musim kemarau membuat api relatif cepat menjalar, terlebih saat hembusan angin cukup kencang.

“Kalau melihat kondisi lahannya memang cukup kering. Apalagi ada angin, api bisa cepat berpindah. Jadi yang dilakukan di lapangan bukan hanya memadamkan titik yang terbakar, tetapi juga mengantisipasi supaya tidak meluas,” ujarnya.

Strategi pencegahan menjadi fokus utama petugas di lapangan. Selain memadamkan titik api utama, personel juga membentuk tim untuk memantau area di sekitar lokasi agar kobaran api tidak menyebar ke wilayah lain.

Koordinasi Lintas Instansi Jadi Kunci Penanganan

Proses pemadaman melibatkan banyak unsur dengan pembagian tugas yang jelas. BPBD mengerahkan tiga mobil tangki air dan tiga pompa pemadam, sementara PMI, Polsek Tarakan Timur, Posal, relawan Kolakar, perangkat kelurahan, serta masyarakat turut membantu di lapangan.

“Di lapangan semua saling membantu. Ada yang menangani pemadaman, ada yang menyuplai air, dan ada juga yang memantau titik-titik di sekitar lokasi. Polanya seperti itu supaya pekerjaan lebih cepat,” kata Danan.

Petugas juga terus memperhatikan arah pergerakan api mengingat jarak permukiman warga terdekat hanya sekitar 500 meter dari lokasi kebakaran. “Kita juga melihat arah api dan jaraknya dengan permukiman. Jangan sampai kebakaran lahan seperti ini kemudian merambat dan menimbulkan dampak ke rumah warga,” ucapnya.

Imbauan agar Warga Tidak Membakar Lahan Saat Kemarau

Setelah situasi dinyatakan aman dan terkendali sekitar pukul 23.27 Wita, petugas dari BPBD, PMI, dan relawan Kolakar mulai meninggalkan lokasi. Danan mengingatkan masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas pembakaran lahan dalam kondisi cuaca yang rawan seperti sekarang.

“Kalau memang ada aktivitas di sekitar lahan, jangan sampai menggunakan api sembarangan. Kondisi seperti sekarang cukup rawan. Sekali api membesar dan kena angin, penanganannya bisa jauh lebih sulit,” pungkasnya.

Reporter: Lendra Saputra
Sumber: ikaen.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top