Pemprov Kaltara Dapat 23 Titik Revitalisasi Sekolah dari Kemendikdasmen, SMA Negeri 2 Tanjung Selor Jadi Prioritas Pertama

Penulis: Panji Pratama  •  Kamis, 20 Agustus 2026 | 22:06:32 WIB
Gubernur Kalimantan Utara Zainal A Paliwang melakukan peletakan batu pertama revitalisasi SMA Negeri 2 Tanjung Selor, Rabu (tanggal).

TANJUNG SELOR — Dari ribuan sekolah yang akan direvitalisasi pemerintah pusat, Kalimantan Utara kebagian jatah 23 titik yang tersebar untuk jenjang SMA, SMK, dan SLB. Gubernur Kaltara Zainal A Paliwang menyebut angka itu masih jauh dari kebutuhan, terutama untuk daerah perbatasan dan pedalaman yang masuk kategori 3T.

"Kita mendapatkan 23 titik bantuan revitalisasi satuan pendidikan dari 70 ribu lebih di seluruh Indonesia," ujar Zainal usai peletakan batu pertama pembangunan gedung SMA Negeri 2 Tanjung Selor, Rabu.

Gedung Baru untuk Hentikan Praktik Bolak-Balik Siswa

Revitalisasi di SMA Negeri 2 Tanjung Selor menjadi perhatian karena menyangkut mobilitas belajar siswa. Sejak pindah sebagian ke lokasi baru pada 2023, peserta didik masih harus menempuh perjalanan 15 menit menggunakan bus ke sekolah lama untuk praktik Teknologi, Informasi, dan Komunikasi (TIK).

Pembangunan kali ini mencakup ruang laboratorium komputer, perpustakaan, ruang administrasi, serta ruang guru. Dengan tambahan fasilitas itu, Zainal berharap seluruh kegiatan belajar mengajar bisa dipusatkan di Jalan Perdamaian tanpa perlu bolak-balik lagi.

"Mudah-mudahan setelah pembangunan revitalisasi tiga ruangan ini semua kegiatan belajar mengajar dilaksanakan di lokasi ini, tidak lagi siswa bolak-balik ke lokasi yang lama dengan menggunakan bus lebih kurang 15 menit dari sini," katanya.

Kepala Sekolah: Usulan Berbasis Data Pokok Pendidikan

Kepala SMA Negeri 2 Tanjung Selor Kartinem menegaskan program ini tidak datang tiba-tiba. Prosesnya melalui koordinasi panjang dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kaltara, berlandaskan data pokok pendidikan (dapodik) dan usulan resmi daerah untuk menentukan skala prioritas.

Lokasi sekolah baru di Jalan Perdamaian memiliki luas tanah 10.480 meter persegi. Kartinem menyebut lahan tersebut masih cukup luas untuk pengembangan fasilitas lain ke depan.

"Insya Allah dengan revitalisasi ini saya berencana tahun depan kami akan menyatukan seluruh kegiatan pembelajaran di sekolah baru ini. Jadi tidak bolak-balik lagi ke sekolah lama," ujarnya.

Harapan Tambahan Kuota untuk Wilayah Perbatasan

Gubernur Zainal menyampaikan apresiasi kepada Presiden Prabowo Subianto dan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) atas realisasi bantuan ini. Ia berharap alokasi tahun depan bisa lebih besar lagi mengingat posisi Kaltara sebagai etalase Indonesia di wilayah utara.

"Mudah-mudahan tahun depan kita bisa dapat lebih banyak lagi, apalagi kita ini provinsi 3T dan provinsi di perbatasan sebagai etalase Indonesia di wilayah utara," pungkasnya.

Reporter: Panji Pratama
Sumber: kaltara.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top