KALIMANTAN UTARA — San Sebastián Film Festival ke-74 yang berlangsung pada 18-26 September akan ditutup dengan pemutaran Le Faux Soir, film thriller berlatar Perang Dunia II yang disutradarai Michaël R. Roskam. Film ini masuk dalam seleksi resmi festival di luar kompetisi dan menandai kembalinya Roskam ke San Sebastián setelah 12 tahun silam lewat film The Drop yang dibintangi Tom Hardy dan James Gandolfini.
Berlatar Belgia tahun 1943 yang diduduki Nazi, film ini mengikuti sekelompok pejuang perlawanan ketika pasukan pendudukan mengubah surat kabar nasional Le Soir menjadi alat propaganda. Dengan peringatan gencatan senjata 1918 yang dilarang, mereka menyusun rencana untuk memproduksi edisi palsu surat kabar tersebut.
Mereka meniru kertas, nama, dan format Le Soir, tetapi mengisi halamannya dengan artikel yang mengejek penjajah Jerman. Operasi ini kemudian dideskripsikan sebagai "peretasan media pertama di dunia".
Naskah film ini ditulis langsung oleh Roskam, dengan Bernard Falaise sebagai penulis dialog pendamping, diadaptasi secara longgar dari buku Marie Istas berjudul Le "faux" Soir, 9 novembre 1943.
Roskam kembali ke genre thriller yang mewarnai sebagian besar kariernya. Film ini diproduksi oleh Frakas Productions dari Belgia dan Harbor Men Pictures milik Roskam, bersama Rectangle Productions dari Prancis. Goodfellas memegang penjualan internasional, sementara Cinéart akan merilis film ini di wilayah Benelux.
Aktor Perancis Arieh Worthalter yang dikenal lewat The Goldman Case memimpin para pemain. Ia didukung Mélanie Thierry (Da 5 Bloods), Karim Leklou (Jim's Story), Mara Taquin (Zero Fucks Given), Bouli Lanners (The Night of the 12th), Julien Frison (The Happening), dan François Damiens (The Bélier Family).
Karier Roskam menanjak sejak debut fiturnya Bullhead yang tayang di seksi Panorama Berlin dan meraih nominasi Academy Award untuk film berbahasa asing terbaik. Film tersebut juga membawanya masuk daftar Ten Directors to Watch versi Variety.
Setelah itu, ia menyutradarai Racer and the Jailbird bersama Matthias Schoenaerts dan Adèle Exarchopoulos yang tayang di Venice, serta tiga episode pertama miniseri Apple TV+ Black Bird. Sebelum dikenal sebagai sineas, Roskam sempat bekerja sebagai jurnalis untuk surat kabar berbahasa Belanda, De Morgen.
Penetapan Le Faux Soir sebagai film penutup memperkuat posisi San Sebastián sebagai panggung bagi sinema Eropa yang relevan secara historis dan artistik. Bagi Roskam, ini menjadi tonggak kembalinya ia ke festival yang pernah menghadiahinya Jury Prize untuk The Drop pada 2014.