UPTD KPH Tana Tidung Gelar Bimtek Perencanaan Lahan Partisipatif, Perkuat SDM Kehutanan di Kaltara

Penulis: Mirza Fachri  •  Rabu, 29 Juli 2026 | 10:12:01 WIB
Peserta mengikuti Bimbingan Teknis Perencanaan Lahan Partisipatif yang digelar UPTD KPH Tana Tidung di Kalimantan Utara.

TANA TIDUNG — Pelatihan Participatory Land-Use Planning (PLUP) yang digelar UPTD KPH Tana Tidung ini merupakan bagian dari dukungan Forest Programme (FP) VI. Bimtek tersebut melibatkan personel KPH, pemerintah desa, dan kelompok masyarakat yang nantinya akan langsung menyusun rencana tata guna lahan di desa masing-masing.

Bekal Awal Sebelum Verifikasi Data Lapangan

District Facilitator Kaltim-tara dari Implementing Consultant (IC) Team FP VI, Wahyudi Iman Satria, mengatakan kegiatan ini menjadi pembekalan awal. Sebagian besar data awal telah tersedia, sehingga proses di lapangan akan lebih efektif.

"Melalui bimtek ini, peserta sudah memiliki bekal dasar. Saat di lapangan nanti mereka tinggal memverifikasi dan melengkapi data yang sudah disusun sebelumnya," ujarnya.

Wahyudi berharap hasil PLUP nantinya mampu menghasilkan dokumen dan peta yang menggambarkan kondisi wilayah. Dokumen itu sekaligus menjadi dasar pelaksanaan intervensi FP VI di setiap desa.

Antusiasme Peserta dan Pendekatan Partisipatif

Expert PLUP/GIS dari IC Team FP VI, Dr. Rina Purwaningsih, M.Sc., mengapresiasi tingginya antusiasme peserta. Menurutnya, mereka mengikuti materi dengan baik dan mampu mempraktikkan pemetaan partisipatif secara langsung.

"Mereka mengikuti materi dengan baik, memahami konsep pemetaan partisipatif, dan mampu mempraktikkannya secara langsung," kata Rina.

Ia menjelaskan, pendekatan partisipatif membuat masyarakat mampu mengidentifikasi persoalan sekaligus menyusun solusi berdasarkan kondisi di wilayahnya sendiri. "Yang paling penting, solusi itu lahir dari masyarakat sendiri. Kami hanya mendampingi agar prosesnya berjalan dengan baik," ujarnya.

Pendampingan Berlanjut Hingga PLUP Selesai

Rina memastikan tim Implementing Consultant FP VI akan terus mendampingi peserta hingga tahapan PLUP rampung. Pendampingan dilakukan baik secara langsung maupun melalui pertemuan daring.

"Kami tetap terbuka untuk berdiskusi dan memberikan pendampingan, baik secara langsung maupun melalui pertemuan daring, agar pelaksanaan PLUP berjalan sesuai tujuan," pungkasnya.

Reporter: Mirza Fachri
Sumber: berandankrinews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top