TANA TIDUNG — Ratusan bibit mangrove ditanam serentak di pesisir Desa Bebatu, Kabupaten Tana Tidung (KTT), Kalimantan Utara. Aksi ini melibatkan pemerintah daerah, pihak swasta, Lembaga Pengelola Hutan Desa (LPHD), dan generasi muda dari SMA 1 serta SMA SSP.
Penanaman mangrove ini bukan sekadar seremoni tahunan. Kegiatan ini merupakan langkah konkret mendukung program pelestarian lingkungan hidup nasional yang dicanangkan pemerintah pusat.
Perwakilan Manajemen PT AHL, Chris Nababan, menyampaikan apresiasi atas kelancaran seluruh rangkaian acara. Ia menegaskan bahwa aksi ini adalah komitmen bersama untuk menjaga hutan di wilayah pesisir.
"Jadikan tanaman awal mangrove ini sebagai komitmen kita bersama untuk terus menjaga hutan di wilayah pesisir. Satu Mangrove, Sejuta Harapan," ungkap Chris Nababan dalam sambutannya.
Senada dengan itu, pihak LPHD Bebatu mengucapkan terima kasih atas inisiatif dan kepedulian PT AHL dalam mendorong program budidaya dan rehabilitasi mangrove di wilayah mereka.
Kepala Desa Bebatu, Mahmuda, menekankan pentingnya keberlanjutan dari sinergi ini. Ia berharap seluruh perusahaan yang beroperasi di sekitar wilayah Tana Tidung dapat memegang teguh komitmen menjaga ekosistem mangrove lokal.
"Harapan besar dari desa, semua perusahaan tetap berkomitmen untuk menjaga mangrove di desa kami serta terus meningkatkan kolaborasi dengan pemerintah desa maupun instansi setempat," ujar Kades Bebatu.
Dari sudut pandang pemerintah daerah, Kepala UPTD KPH Kabupaten Tana Tidung, Syarifuddin, menekankan bahwa aksi ini merujuk langsung pada arahan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK). Instruksi tersebut mewajibkan seluruh instansi, baik swasta maupun pemerintah, bergerak serentak di seluruh Indonesia untuk menanam, menjaga, dan melestarikan hutan mangrove.
Dinas KPH KTT mengapresiasi tinggi komitmen nyata yang ditunjukkan PT Adindo. Selain aksi penanaman, upaya pelestarian juga melibatkan generasi muda melalui pembentukan Satuan Karya Bakti Kehutanan yang melibatkan pelajar setempat. Langkah ini bertujuan menanamkan kepedulian terhadap lingkungan sejak dini kepada generasi penerus.
Melalui momentum Hari Mangrove Sedunia, seluruh pihak sepakat untuk terus bergandengan tangan memastikan ekosistem pesisir Desa Bebatu tetap lestari demi keberlanjutan lingkungan dan kesejahteraan masyarakat di masa depan.