Skor 99,53, Pemprov Kaltara Kalahkan Kaltim dan Kalteng di Indeks Kualitas Data ASN Semester I 2026

Penulis: Panji Pratama  •  Rabu, 15 Juli 2026 | 21:01:32 WIB
Pemprov Kalimantan Utara meraih skor 99,53 pada Indeks Kualitas Data ASN (IKADA) Semester I 2026, tertinggi di Kanreg VIII BKN.

BULUNGAN — Hasil pengukuran Badan Kepegawaian Negara (BKN) menunjukkan Pemprov Kaltara menduduki peringkat pertama untuk kategori pemerintah provinsi di Kanreg VIII. Skor 99,53 itu menempatkan Kaltara di atas Kalimantan Timur yang meraih 99,38, Kalimantan Tengah 99,26, dan Kalimantan Selatan 99,02.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kaltara, Andi Amriampa, menjelaskan IKADA merupakan instrumen untuk mengukur kualitas data ASN berdasarkan empat indikator. Yakni kelengkapan, ketepatan waktu, akurasi, dan konsistensi data.

“Seluruh data kepegawaian yang sudah terunggah ke sistem BKN dievaluasi. Untuk wilayah Kanreg VIII, Pemprov Kaltara berhasil menempati peringkat tertinggi dari empat provinsi yang ada,” katanya, Rabu (15/7/2026).

Empat Indikator Penilaian Data ASN

Menurut Andi, capaian tersebut mencerminkan pengelolaan data kepegawaian di lingkungan Pemprov Kaltara berjalan dengan baik. Meski demikian, pembaruan data tetap dilakukan secara berkala mengikuti setiap proses administrasi kepegawaian.

“Kami berharap capaian ini dapat dipertahankan. Yang terpenting adalah terus menjaga kualitas pembaruan data dan memastikan seluruh data ASN selalu akurat serta sesuai dengan kondisi terbaru,” ungkapnya.

Gubernur: Fondasi Kebijakan Kepegawaian yang Tepat Sasaran

Gubernur Kaltara, Zainal A Paliwang, memberikan apresiasi kepada seluruh jajaran pemprov. Ia menilai keberhasilan itu merupakan hasil komitmen bersama dalam menjalankan transformasi digital sekaligus menjaga akurasi, kelengkapan, dan pemutakhiran data kepegawaian secara berkelanjutan.

Menurut Zainal, data ASN yang valid dan terintegrasi menjadi fondasi penting dalam penyusunan kebijakan kepegawaian yang lebih tepat sasaran. Kualitas data yang baik, lanjutnya, akan mendukung pengambilan keputusan secara lebih cepat dan berdampak pada peningkatan kualitas pelayanan publik.

“Kami berharap capaian tersebut dapat menjadi motivasi bagi seluruh ASN untuk terus menjaga integritas data, memperkuat inovasi digital, serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” pungkasnya.

Penilaian IKADA sendiri merupakan instrumen strategis BKN untuk mengukur kualitas basis data ASN di setiap instansi pemerintah. Hasil yang diraih Pemprov Kaltara saat ini masih merupakan evaluasi Semester I Tahun 2026, sehingga masih terdapat ruang untuk terus meningkatkan kualitas pembaruan dan akurasi data ASN ke depan.

Reporter: Panji Pratama
Sumber: benuanta.co.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top