Wagub Kaltara Ingkong Ala Ajak Warga Kurangi Plastik Sekali Pakai di Peringatan Hari Lingkungan Hidup 2026

Penulis: Lendra Saputra  •  Jumat, 26 Juni 2026 | 21:13:01 WIB
Wakil Gubernur Kaltara Ingkong Ala mengajak warga mengurangi penggunaan plastik sekali pakai pada peringatan Hari Lingkungan Hidup 2026.

BULUNGAN — Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 di Kalimantan Utara digelar di pesisir Pantai Cemara, Kamis (25/6). Mengusung tema “Act Now For Climate” atau “Saatnya Bekerja Untuk Iklim”, kegiatan ini mempertemukan jajaran Forkopimda, pelaku usaha, dan masyarakat dalam satu agenda bersih pantai.

Wakil Gubernur Kaltara Ingkong Ala dalam sambutannya menyebut dunia menghadapi tiga krisis lingkungan yang saling berkaitan: perubahan iklim, degradasi keanekaragaman hayati, dan pencemaran lingkungan. “Ketiga krisis tersebut menjadi ancaman serius bagi umat manusia, stabilitas ekonomi serta ketahanan sosial di berbagai belahan dunia,” katanya.

Lima Langkah Nyata dari Pemprov Kaltara

Pemerintah provinsi telah merumuskan lima langkah konkret untuk merespons krisis ini. Kebijakan tersebut mencakup pembiasaan pemilahan sampah, pembangunan budaya bersih dan gotong royong, serta penguatan ekonomi sirkular melalui prinsip reduce, reuse, dan recycle.

Dua langkah lainnya adalah penanaman pohon secara masif dan pengelolaan limbah yang aman. Ingkong menekankan bahwa semua langkah ini membutuhkan partisipasi aktif warga, bukan hanya tanggung jawab aparat.

Ajakan untuk Warga: Mulai dari Hal Sederhana

“Mari mulai dari hal-hal sederhana, kurangi penggunaan plastik sekali pakai, biasakan memilah sampah dari rumah, jangan membuang sampah sembarangan, terutama ke sungai, laut, dan saluran air,” ujar Ingkong di hadapan peserta.

Wagub juga mengingatkan pentingnya melindungi keanekaragaman hayati dan menjaga habitat alam. Menurutnya, dampak perubahan iklim sudah dirasakan langsung oleh masyarakat Kaltara, sehingga aksi kolektif tidak bisa ditunda.

Aksi Bersih Pantai Cemara Mangkupadi

Puncak peringatan dirangkai dengan aksi bersih pantai yang melibatkan tamu undangan dan warga di sepanjang kawasan Pantai Cemara. Kegiatan ini menjadi simbol kepedulian terhadap ekosistem pesisir yang selama ini menjadi penyangga kehidupan warga pesisir Bulungan.

Pantai Cemara di Desa Mangkupadi dipilih sebagai lokasi karena representasi bentang alam pesisir yang perlu dijaga. Deretan pohon cemara yang membentang di pesisir menjadi latar peringatan yang mengingatkan pentingnya menjaga bumi dari ancaman kerusakan lingkungan.

Reporter: Lendra Saputra
Sumber: kaltara.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top