Pemkab Nunukan Gandeng Unhas Siapkan Dokter Gigi Spesialis Lewat Program Afirmasi, Pelayanan Tetap Jalan

Penulis: Lendra Saputra  •  Rabu, 24 Juni 2026 | 16:29:01 WIB
Penandatanganan kerja sama Program Pendidikan Dokter Gigi Spesialis Afirmasi antara Pemkab Nunukan dan Unhas di Makassar.

NUNUKAN — Kabupaten Nunukan di Kalimantan Utara bakal memiliki lebih banyak dokter gigi spesialis dalam waktu dekat. Pemerintah daerah resmi menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) Program Pendidikan Dokter Gigi Spesialis Afirmasi dengan Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Hasanuddin, Rumah Sakit Gigi dan Mulut Pendidikan Unhas, serta RSUD Kabupaten Nunukan.

Kesepakatan ini ditandatangani di Ruang Kerja Rektor Universitas Hasanuddin, Makassar, dan disaksikan langsung oleh Bupati Nunukan, H. Irwan Sabri.

Belajar Sambil Tetap Melayani Pasien

Yang menarik dari program ini bukan sekadar penambahan jumlah dokter spesialis. Pola pendidikannya dibuat tidak konvensional: peserta yang dinyatakan lulus seleksi tetap menjalankan tugas di unit kerjanya selama sebagian besar masa pendidikan.

Mereka akan mengikuti pembelajaran tanpa meninggalkan tugas pelayanan, baru kemudian menjalani pendidikan langsung di Unhas dalam jangka waktu tertentu. Dengan begitu, tidak ada kekosongan layanan di fasilitas kesehatan Nunukan.

Program afirmasi ini diperuntukkan bagi dokter gigi yang sudah mengabdi di Kabupaten Nunukan, baik yang bertugas di RSUD Nunukan, rumah sakit tipe D, rumah sakit pratama, maupun puskesmas di seluruh wilayah kabupaten.

Solusi untuk Daerah Perbatasan

Bupati Nunukan, H. Irwan Sabri, mengatakan pola pendidikan tersebut menjadi solusi konkret untuk meningkatkan kompetensi tenaga kesehatan tanpa mengorbankan pelayanan kepada masyarakat.

“Daerah perbatasan seperti Nunukan membutuhkan tenaga kesehatan yang kompeten, tetapi di sisi lain pelayanan kepada masyarakat juga harus tetap berjalan. Karena itu, skema ini menjadi langkah yang sangat baik karena peningkatan kapasitas tenaga medis dapat dilakukan tanpa menimbulkan kekosongan layanan di fasilitas kesehatan,” ujarnya.

Menurut Irwan, keberadaan dokter gigi spesialis sangat dibutuhkan untuk memperkuat kualitas layanan kesehatan di daerah. Melalui program afirmasi ini, pemerintah daerah berharap dapat memperbanyak tenaga kesehatan spesialis yang berasal dari dan mengabdi di Kabupaten Nunukan.

Bukan Hanya Dokter Gigi, Perawat Juga Ditingkatkan

Pertemuan dengan pihak Unhas tidak berhenti pada kerja sama pendidikan dokter gigi spesialis. Pemerintah Kabupaten Nunukan juga membahas peluang peningkatan kualifikasi tenaga keperawatan.

Pemkab menjajaki kerja sama pendidikan bagi perawat yang saat ini masih berkualifikasi Diploma III agar dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang Sarjana Keperawatan dan profesi Ners. Langkah ini diambil untuk memperkuat kapasitas sumber daya manusia kesehatan secara berkelanjutan.

Plt Direktur RSUD Kabupaten Nunukan, dr. Andi Bane Tune Mangkau, Sp.B, menyampaikan bahwa peningkatan kompetensi tenaga kesehatan merupakan kebutuhan yang harus terus didorong.

“Peningkatan kompetensi tenaga kesehatan merupakan kebutuhan yang harus terus didorong. Harapannya, tenaga kesehatan di Nunukan memiliki kualifikasi yang semakin baik sehingga kualitas pelayanan kepada masyarakat juga terus meningkat,” katanya.

Kerja sama ini menjadi langkah konkret Pemkab Nunukan dalam menjawab kebutuhan tenaga kesehatan spesialis di wilayah perbatasan. Dengan model pendidikan yang tetap mempertahankan keberlangsungan pelayanan, masyarakat diharapkan tetap memperoleh layanan kesehatan yang optimal, sementara tenaga medis mendapatkan kesempatan meningkatkan kompetensi dan kualifikasi profesionalnya.

Reporter: Lendra Saputra
Sumber: benuanta.co.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top