Lima Motor Touring Ini Mampu Menempel Ketat Sport Bike di Jalan Raya

Penulis: Panji Pratama  •  Selasa, 23 Juni 2026 | 12:11:01 WIB
Kawasaki Ninja H2 SX SE menggabungkan tenaga supercharged dengan kenyamanan touring.

KALIMANTAN UTARA — Konsep touring dan sport bike kini tidak lagi berseberangan. Selama dua dekade terakhir, pabrikan berhasil meracik motor yang mampu melahap tikungan dengan agresif sekaligus nyaman untuk perjalanan lintas kota. Meskipun bobot masih menjadi kelemahan utama, kehadiran rider aid canggih mampu menutup celah performa tersebut. Berikut lima motor yang membuktikan bahwa kenyamanan touring tak harus berarti lambat.

Kawasaki Ninja H2 SX SE: Mesin Supercharged 200 HP yang Siap Kebut-Kebutan

Kawasaki menyematkan jantung pacu supercharged 998cc four-cylinder yang legendaris ke dalam bodi sport touring yang lebih tegak dan mudah dikendarai. Hasilnya, motor ini mampu memproduksi tenaga lebih dari 200 dk, cukup untuk mengalahkan hampir semua motor di jalan lurus. Dengan pengendara yang tepat, H2 SX SE mampu berlari dari 0-60 mph dalam 3 detik dan menuntaskan quarter-mile dalam waktu 10,04 detik.

Meskipun bobotnya mencapai 600 pon, motor ini dibekali fitur premium seperti cruise control adaptif. Kekurangannya, model ini mulai berumur dan belum memiliki fitur hiburan modern seperti Apple CarPlay. Harganya juga selangit, mencapai lebih dari 30.000 dolar AS.

Harley-Davidson CVO Road Glide ST: V-Twin Amerika dengan DNA Balap King of The Baggers

Harley-Davidson memanfaatkan ilmu dari ajang balap King of the Baggers untuk menyempurnakan handling motor touring terbesarnya. Dengan torsi luar biasa sebesar 145 lb-ft, motor seberat 838 pon ini mampu melesat keluar tikungan dengan tenaga yang menggelegar. Meskipun sudut lean angle terbatas di 31 derajat, penggunaan ban Dunlop lengket dan suspensi penuh adjustable membuatnya tetap bertenaga di sirkuit.

Motor ini bisa menuntaskan quarter-mile di kisaran pertengahan 11 detik. Namun, top speed-nya dibatasi secara elektronik di 120 mph. Harganya yang mencapai 45.000 dolar AS membuatnya menjadi pilihan eksklusif bagi penggemar gaya V-Twin yang tidak mau kompromi soal kecepatan.

Triumph Rocket 3 Storm GT: Mesin 2.5 Liter yang Tak Terduga untuk Touring

Sekilas, mesin raksasa 2.500cc tiga silinder ini mungkin tidak cocok untuk touring. Namun, Triumph menawarkan varian GT dengan windshield, ergonomi lebih baik, dan opsi mid-controls yang membuatnya nyaman dikendarai seharian. Dengan jok tebal, sandaran penumpang, dan setang yang memungkinkan posisi duduk tegak, motor ini adalah pilihan unik bagi mereka yang mendambakan torsi monster.

Tersedia juga pannier resmi dari Triumph untuk membawa barang bawaan. Meskipun bobotnya besar, akselerasi dari putaran bawah mesin ini mampu mengejutkan banyak sport bike di lampu lalu lintas.

Pada akhirnya, pilihan antara motor touring dan sport bike tergantung pada prioritas Anda. Apakah Anda lebih menginginkan lap time yang cepat atau kenyamanan berkendara sepanjang hari? Dengan teknologi saat ini, Anda tidak harus memilih salah satu. Kelima motor ini membuktikan bahwa Anda bisa mendapatkan keduanya.

Reporter: Panji Pratama
Sumber: jalopnik.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top