BULUNGAN — Pengurus Kabupaten Persaudaraan Kempo Indonesia (PERKEMI) Bulungan hanya memberangkatkan dua atlet ke ajang Kejurnas Rektor UNHAS Cup XVIII 2026 di Makassar. Hasilnya, keduanya pulang dengan membawa medali. Agustina Idom meraih perak, Amriadi menyabet perunggu.
Ketua PERKEMI Bulungan, Kilat, mengaku bangga dengan pencapaian tersebut. Menurutnya, hasil ini bukan kebetulan melainkan buah dari latihan keras dan dukungan pembinaan yang konsisten.
“Alhamdulillah, dari dua atlet yang kami berangkatkan ke Kejurnas Rektor UNHAS Cup XVIII di Makassar, keduanya berhasil membawa pulang medali. Ini menjadi kebanggaan bagi PERKEMI Bulungan sekaligus masyarakat Bulungan karena atlet kita mampu bersaing di level nasional,” ujar Kilat, Senin (22/6/2026).
Kilat secara khusus menyampaikan apresiasi kepada Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Bulungan, Heru Rachmady. Ia menilai komitmen kuat KONI dalam mendorong prestasi olahraga daerah menjadi faktor penting di balik keberhasilan ini.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Ketua KONI Bulungan, Bapak Heru Rachmady, atas dukungan dan perhatiannya sehingga atlet-atlet kami dapat mengikuti kejuaraan ini dengan baik. Dukungan tersebut menjadi motivasi besar bagi atlet untuk tampil maksimal dan mengharumkan nama daerah,” tambahnya.
Heru Rachmady membalas apresiasi tersebut dengan memberikan selamat langsung kepada kedua atlet. Ia menegaskan bahwa keberhasilan ini harus menjadi pelecut bagi cabang olahraga lain di Bulungan untuk terus berbenah.
“Prestasi ini membuktikan bahwa atlet-atlet Bulungan memiliki potensi besar untuk berprestasi di tingkat nasional. Saya mengucapkan selamat kepada Agustina Idom dan Amriadi yang telah berjuang membawa nama Kabupaten Bulungan dan berhasil meraih medali,” kata Heru.
Menurut Heru, capaian di Makassar tidak datang secara instan. Ada proses latihan panjang, dedikasi atlet, pelatih, dan pengurus yang terlibat. KONI Bulungan, lanjutnya, akan terus memberikan dukungan kepada cabang olahraga yang serius melakukan pembinaan.
“Keberhasilan ini tentu tidak datang secara instan. Ada proses latihan yang panjang, dedikasi atlet, pelatih, dan pengurus. Kami berharap prestasi ini dapat terus ditingkatkan dan menjadi modal penting menghadapi berbagai kejuaraan mendatang,” pungkasnya.