192 Atlet dari 13 Klub Ramaikan Bulungan Series 2026, Jadi Tolok Ukur Kesiapan Menuju Porprov Kaltara

Penulis: Naufal Aditama  •  Jumat, 12 Juni 2026 | 00:24:01 WIB
atlet dari 13 klub bersaing dalam Bulungan Series 2026 sebagai tolok ukur kesiapan menuju Porprov Kaltara.

TANJUNG SELOR — Ratusan atlet panahan dari Kalimantan Utara dan Kalimantan Timur unjuk kemampuan di Bulungan Series 2026. Ajang yang berlangsung sejak Kamis (11/6/2026) ini diikuti peserta dari berbagai klub, termasuk dari luar daerah seperti Berau.

Pemetaan Atlet Menuju Porprov 2026

Gubernur Kalimantan Utara, Zainal A Paliwang, menyebut kejuaraan ini punya peran strategis dalam membangun sistem pembinaan atlet yang lebih terukur. Menurutnya, hasil pertandingan menjadi bahan evaluasi konsistensi teknik, mental bertanding, dan kesiapan atlet menghadapi tekanan pertandingan resmi.

“Kejuaraan seperti ini sangat penting karena kita bisa melihat langsung hasil pembinaan di masing-masing daerah. Dari sini juga terlihat siapa saja atlet yang siap untuk dibawa ke level yang lebih tinggi,” ujarnya saat membuka kegiatan.

Ia menambahkan, Bulungan Series menjadi bagian dari persiapan menuju Porprov Kaltara di Malinau. Data dan pemetaan atlet yang lebih akurat sangat dibutuhkan untuk ajang tersebut.

Minat Panahan Meningkat, Peserta dari Luar Daerah

Bupati Bulungan, Syarwani, mengapresiasi tingginya jumlah peserta tahun ini. Ia menilai hal itu menunjukkan minat terhadap olahraga panahan di Kalimantan Utara terus meningkat dan mulai berkembang ke wilayah Kalimantan Timur.

“Peserta tahun ini cukup banyak, 192 atlet dari 13 klub, termasuk dari luar daerah seperti Berau. Ini menunjukkan Bulungan Series sudah mulai dikenal dan punya daya tarik tersendiri di tingkat regional,” jelasnya.

Fokus pada Pembinaan Jangka Panjang

Syarwani menegaskan, penyelenggaraan kejuaraan ini tidak hanya berorientasi pada pencarian juara. Pemerintah daerah lebih fokus pada pembinaan jangka panjang untuk melahirkan atlet yang mampu bersaing di level provinsi bahkan nasional.

“Kami tidak hanya melihat siapa yang menang, tetapi bagaimana proses pembinaan ini berjalan. Harapannya dari sini lahir atlet-atlet yang bisa berkembang dan membawa nama daerah,” pungkasnya.

Reporter: Naufal Aditama
Sumber: headlinews.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top