KALIMANTAN UTARA — Pekan ini, sejumlah pengguna Gemini melaporkan munculnya menu baru di pemilih model. Opsi "Thinking level" hanya tampak saat memilih model Fast (Gemini 3 Flash) atau Gemini 3.1 Pro, sementara model Thinking tidak memilikinya. Fitur ini masih dalam tahap uji coba terbatas, mirip dengan pilihan Low, Medium, dan High yang sudah ada di Google AI Studio.
Dengan mode "Extended", Gemini diharapkan bisa memberikan analisis yang lebih mendalam untuk pertanyaan rumit. Sebaliknya, mode "Standard" tetap menjadi pilihan untuk respons cepat. Langkah ini menunjukkan Google ingin memberikan kendali lebih kepada pengguna atas kedalaman dan waktu komputasi yang digunakan AI-nya.
Selain peningkatan kemampuan berpikir, Google juga bersiap membuka pintu Gemini ke lebih banyak aplikasi. Saat ini, Gemini sudah mendukung @GitHub, @OpenStax, @Spotify, dan @WhatsApp. Berdasarkan dokumen dukungan resmi, tiga aplikasi baru akan segera bergabung: Canva, Instacart, dan OpenTable. Fitur ini belum diluncurkan secara luas.
Integrasi dengan Canva dirancang untuk memperlancar alur kerja kreatif. Pengguna bisa membuat desain baru, mengakses template dan proyek yang ada, memindahkan aset antar folder, hingga membalas komentar desain langsung dari Gemini. Contoh perintah yang bisa digunakan: "Gunakan Canva untuk membuat desain undangan pernikahan bertema rustic dengan warna dusty rose dan sage green" atau "Buat gambar kucing naik unicorn, lalu pakai untuk mendesain kartu nama di Canva."
Di sektor belanja, Gemini akan terhubung dengan Instacart. Pengguna bisa mengecek ketersediaan barang di toko dan menambahkannya langsung ke keranjang belanja. Cukup sebut nama toko dan produk yang diinginkan, misalnya: "Tambahkan pisang, oatmeal, susu almond, dan protein powder ke Instacart saya." Sementara itu, untuk urusan kuliner, Gemini memanfaatkan Reserve with Google untuk mencari ketersediaan meja dan memesan reservasi melalui OpenTable. Pengguna bisa memeriksa jadwal, memesan, mengubah, hingga membatalkan reservasi hanya dengan perintah suara atau teks.
Belum ada tanggal pasti kapan fitur "Extended Thinking" dan integrasi aplikasi baru ini akan dirilis secara global, termasuk ke pengguna di Indonesia. Namun, uji coba yang mulai terlihat menandakan bahwa Google terus mempersiapkan Gemini menjadi asisten yang lebih mandiri dan terintegrasi dengan ekosistem aplikasi sehari-hari.