Kaltara Berangkatkan 484 Jemaah Haji 2026, Nunukan dan Tarakan Terbanyak

Penulis: Obi Permana  •  Rabu, 06 Mei 2026 | 12:02:54 WIB
Gubernur Kaltara melepas secara resmi 484 jemaah haji tahun 2026 di Asrama Haji Batakan.

BALIKPAPAN — Prosesi pelepasan ratusan jemaah tersebut dipimpin langsung oleh Gubernur Kalimantan Utara, Zainal A. Paliwang, di Asrama Haji Batakan. Keberangkatan tahun 2026 ini mencakup jemaah dari lima kabupaten dan kota di Kaltara yang telah memenuhi syarat keberangkatan.

Data panitia menunjukkan Nunukan dan Tarakan mengirimkan jemaah dengan jumlah terbanyak. Sementara itu, jemaah lainnya berasal dari Kabupaten Bulungan, Malinau, serta Tana Tidung. Seluruh rombongan didampingi oleh lima petugas haji yang bertugas memberikan pelayanan selama di perjalanan maupun saat pelaksanaan ibadah.

Dua Kelompok Terbang Menuju Madinah dan Jeddah

Panitia penyelenggara membagi keberangkatan jemaah Kaltara ke dalam dua kelompok terbang (kloter). Pembagian ini dilakukan untuk menyesuaikan jadwal penerbangan dan kapasitas akomodasi yang telah ditetapkan.

Kloter pertama dijadwalkan terbang lebih awal dengan tujuan langsung menuju Madinah. Sedangkan untuk kloter berikutnya, jemaah akan diberangkatkan menuju Jeddah. Skema ini mengikuti regulasi perjalanan haji yang telah disusun untuk memastikan kelancaran arus kedatangan jemaah di bandara tujuan.

Pesan Gubernur: Jaga Kesehatan dan Nama Baik Kaltara

Gubernur Zainal A. Paliwang dalam arahannya menekankan pentingnya ketahanan fisik. Mengingat rangkaian ibadah haji yang cukup berat, ia meminta para jemaah untuk disiplin mengatur waktu istirahat dan menjaga asupan nutrisi selama berada di luar negeri.

“Ibadah ini adalah panggilan mulia. Jalani dengan sabar, disiplin, dan penuh keikhlasan,” ujar Zainal di hadapan para jemaah.

Selain aspek kesehatan, Gubernur juga mengingatkan bahwa setiap jemaah merupakan representasi atau duta dari Kalimantan Utara. Ia berharap para jemaah menunjukkan sikap yang santun dan menjaga perilaku selama berinteraksi dengan jemaah dari negara lain.

“Jaga sikap dan perilaku sebagai representasi daerah di kancah internasional. Setiap jemaah membawa nama baik Kalimantan Utara yang harus dijaga dengan penuh tanggung jawab,” tegasnya.

Dukungan Perlengkapan Kesehatan untuk Petugas

Sebagai langkah antisipasi dan proteksi jemaah, pemerintah daerah menyerahkan bantuan perlengkapan kesehatan kepada para petugas haji. Bantuan ini dimaksudkan agar tim pendamping dapat memberikan pertolongan medis pertama atau pelayanan kesehatan dasar secara maksimal selama di Tanah Suci.

Seremoni pelepasan di Asrama Haji Batakan tersebut berlangsung dengan suasana haru. Setelah dilepas secara resmi, para jemaah bersiap mengikuti jadwal keberangkatan masing-masing kloter dengan harapan dapat meraih predikat haji mabrur saat kembali ke tanah air nanti.

Reporter: Obi Permana
Back to top