Tarakan Gelar O2SN 2026, Jumlah Peserta Melonjak Dua Kali Lipat

Penulis: Obi Permana  •  Selasa, 05 Mei 2026 | 11:59:02 WIB
Upacara pembukaan O2SN 2026 Tarakan berlangsung meriah di SMP Negeri 2 Tarakan.

TARAKAN — Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Tarakan memulai rangkaian Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat kota tahun 2026. Upacara pembukaan berlangsung di SMP Negeri 2 Tarakan dengan prosesi defile peserta dari berbagai sekolah di hadapan para tamu undangan.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Tarakan, Tamrin Toha, S.T., M.Sc., membuka secara resmi kompetisi tahunan ini. Penyelenggaraan tahun ini mencatatkan sejarah baru dalam hal partisipasi atlet muda di Bumi Paguntaka.

Lonjakan Peserta: Dari 173 Menjadi 350 Siswa

Ketua Panitia O2SN 2026, Edhi Pujianto, mengungkapkan adanya peningkatan antusiasme yang sangat signifikan. Data panitia mencatat sebanyak 350 siswa bersaing tahun ini, melampaui capaian tahun lalu yang hanya diikuti 173 peserta.

Para atlet tersebut berasal dari jenjang SD, SMP, Madrasah, hingga sekolah rakyat di seluruh wilayah Tarakan. Pertumbuhan jumlah peserta ini dianggap sebagai sinyal positif bagi regenerasi atlet di Kalimantan Utara.

“Kita berharap ini menjadi sarana untuk membangun karakter kerja keras, sportivitas, dan karakter tangguh melalui prestasi olahraga,” ujar Edhi di sela acara pembukaan.

Panjat Tebing Jadi Cabang Olahraga Baru di O2SN Tarakan

Terdapat enam cabang olahraga (cabor) yang diperlombakan dalam ajang kali ini. Keenam cabor tersebut meliputi atletik, renang, bulutangkis, pencak silat, senam, serta satu cabang olahraga baru yakni panjat tebing.

Kehadiran panjat tebing menjadi warna baru sekaligus jawaban atas minat siswa yang terus berkembang pada olahraga ekstrem tersebut. Pertandingan akan digelar maraton selama 11 hari, mulai 5 Mei hingga 15 Mei 2026.

Panitia telah memetakan sejumlah lokasi pertandingan untuk memastikan kompetisi berjalan standar. Stadion Datu Adil akan menjadi pusat cabor atletik, sementara pencak silat dipusatkan di SMP 1 Tarakan.

Untuk cabang olahraga baru, panjat tebing, lokasi pertandingan bertempat di Kampus Universitas Borneo Tarakan (UBT). Sementara itu, cabang senam akan dilaksanakan di SDN 013 Tarakan.

Target Prestasi Hingga Level Internasional

Selain mengejar medali, O2SN 2026 diproyeksikan sebagai wadah pembinaan karakter jangka panjang. Edhi Pujianto menegaskan bahwa para juara di tingkat kota tidak boleh cepat berpuas diri karena tantangan di level provinsi sudah menanti.

“Harapan kita kan mereka ini yang juara di level kota nanti bisa juga berbicara lebih banyak di tingkat provinsi, nasional, bahkan nanti mudah-mudahan ada yang internasional,” pungkasnya.

Penyelenggaraan tahun ini mengusung tema “Berprestasi Untuk Negeri, Talenta Olahraga, Kebanggaan Indonesia!”. Melalui tema tersebut, Pemkot Tarakan optimistis dapat melahirkan bibit-bibit atlet unggul yang mampu mengharumkan nama daerah di kancah yang lebih luas.

Reporter: Obi Permana
Back to top