Review Samsung Galaxy Watch9: Pelacak Tidur Jadi Andalan, Tapi Ada

Penulis: Naufal Aditama  •  Selasa, 29 September 2026 | 14:20:31 WIB
Samsung Galaxy Watch9 dipakai tiga pekan dengan pelacak tidur sebagai fitur andalan.

KALIMANTAN UTARA — Setelah tiga pekan memakai Galaxy Watch9, fitur yang paling sering dipakai justru bukan pencatat olahraga, melainkan pelacak tidur dan skor vitalitas tubuh yang memaksa saya lebih sadar soal jam istirahat. Jam pintar ini berjalan di Wear OS 7 dengan One UI 9.0 Watch, kompatibel dengan Android 13 ke atas, dan menyasar pengguna yang ingin memantau kebugaran dari dalam, bukan sekadar hitungan langkah.

Samsung Galaxy Watch9 bukan lagi sekadar alat ukur pencapaian olahraga. Selama sekitar tiga minggu pemakaian, jam ini bergeser jadi pemantau kebugaran dan kesejahteraan harian, dengan penekanan khusus pada kualitas tidur dan kesiapan tubuh sebelum beraktivitas.

Kesan itu sejalan dengan penjelasan MX Product Marketing Manager Samsung Electronics Indonesia, Tipe Sultan, kepada ANTARA di Jakarta pada awal September. Menurutnya, gawai ini bertujuan memberi wawasan kepada pengguna tentang kesiapan tubuh mereka sebelum memulai aktivitas.

Setup Awal Butuh Sabar, Satu Jam untuk Menyambungkan Fitur

Galaxy Watch9 bekerja lebih optimal jika tersambung ke ponsel. Langkah pertama adalah mengunduh dan mengaktifkan aplikasi Samsung Health sebelum menyalakan jam.

Jumlah fitur yang tersemat membuat proses penyambungan ke ponsel atau internet jadi lebih panjang. Fitur kamera dan meditasi, misalnya, masing-masing butuh koneksi tersendiri.

Luangkan sekitar 1 jam saat pertama kali menyalakan jam untuk menelusuri fitur mana saja yang perlu disambungkan. Sambungan hanya perlu dilakukan sekali, kecuali pengguna berganti ponsel atau akun Samsung Health.

Samsung memberi keleluasaan soal koneksi Bluetooth yang bisa dinyalakan dan dimatikan langsung dari jam tangan. Sistem operasinya Wear OS 7 dengan antarmuka One UI 9.0 Watch, kompatibel dengan Android 13 ke atas, baik untuk ponsel Samsung maupun merek lain.

Pelacak Tidur: Skor Fair, Good, Excellent sebagai Gambaran Istirahat

Fitur yang paling menonjol selama pengujian adalah pelacak tidur. Jam ini tidak hanya menampilkan durasi tidur, tapi juga lama deep sleep, detak jantung, dan kadar oksigen dalam darah sepanjang malam.

Dari indikator itu, Samsung memberi skor seperti Fair, Good, dan Excellent agar pengguna punya gambaran kualitas istirahat. Jika kurang tidur, Samsung Health akan mengingatkan pengguna untuk memperbanyak istirahat karena tubuh sedang kurang optimal.

Peringatan serupa muncul saat pengguna terlalu banyak berolahraga. Saran untuk beristirahat tampil di laman utama Samsung Health, dan bagi pengguna yang menjalani olahraga berat, notifikasi ini membantu menentukan porsi latihan hari itu.

Skor Vitalitas Butuh Tujuh Hari Data Berturut-turut

Untuk mengetahui skor vitalitas tubuh, Samsung mensyaratkan pemakaian jam selama tujuh hari berturut-turut. Indikatornya mencakup detak jantung, suhu kulit, kadar oksigen dalam darah, dan pernapasan saat tidur.

Setelah data tidur dan vitalitas terkumpul, Samsung Health membaca kebiasaan pengguna dan membuka fitur sleep coaching, panduan untuk meningkatkan kualitas tidur.

Deteksi Ngorok: Ponsel Harus di Nakas dan Sedang Dicas

Fitur lain yang menarik adalah pelacakan ngorok. Syaratnya cukup spesifik: jam tersambung ke ponsel selama tidur, dan ponsel berada di dekat pengguna.

Idealnya ponsel diletakkan di permukaan rata seperti nakas, dan dalam kondisi sedang diisi daya. Tanpa dicas, Galaxy Watch9 tidak bisa mendeteksi ngorok.

Lewat aplikasi Samsung Health, pengguna bisa melihat pukul berapa dan berapa lama mereka mengorok. Samsung juga menyertakan rekaman suara mengorok sebagai bukti.

Mood Check-in: Kuesioner, Bukan Sensor Detak Jantung

Fitur pengecekan suasana hati bisa dilakukan lebih dari sekali sehari. Berbeda dari fitur kebugaran lain, mood check-in tidak mengandalkan detak jantung atau cepat-lambat pernapasan.

Samsung memakai kuesioner tentang bagaimana suasana hati pengguna dan apa yang menyebabkannya. Pendekatan ini sederhana, tapi bergantung pada kejujuran pengguna saat mengisi.

Kelebihan

  • Pelacak tidur lengkap dengan skor Fair, Good, Excellent dan saran istirahat
  • Skor vitalitas berbasis detak jantung, suhu kulit, SpO2, dan pernapasan tidur
  • Deteksi ngorok disertai rekaman suara dan durasi
  • Kompatibel dengan Android 13 ke atas, tidak terbatas ponsel Samsung

Yang Perlu Diperhatikan

  • Setup awal butuh sekitar 1 jam untuk menyambungkan berbagai fitur
  • Skor vitalitas baru muncul setelah tujuh hari pemakaian berturut-turut
  • Deteksi ngorok mensyaratkan ponsel di nakas dan sedang dicas
  • Mood check-in bergantung pada kuesioner, bukan deteksi otomatis

Verdict

Galaxy Watch9 cocok untuk pengguna yang ingin memahami kualitas tidur dan kesiapan tubuh, bukan sekadar menghitung langkah. Fitur wellness-nya terasa matang, terutama pelacak tidur dan skor vitalitas yang memberi gambaran nyata soal kondisi tubuh.

Bagi yang mencari jam tangan pintar dengan fokus olahraga kompetitif atau butuh data instan tanpa syarat pemakaian panjang, beberapa fitur di sini justru menuntut kesabaran dan konsistensi. Selama tiga minggu pemakaian, jam ini menunjang gaya hidup aktif harian, dengan catatan pengguna siap menjalani proses setup dan pengumpulan data yang tidak instan.

Reporter: Naufal Aditama
Sumber: antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top