KALIMANTAN UTARA — Atlet tuan rumah Jepang, Yuki Kurihara, memastikan medali emas esports Asian Games 2026 pada nomor Puyo Puyo Champions di usia 11 tahun. Ia mengalahkan Kang Dongshin dari Korea Selatan dengan skor 10-2 di partai final. Kemenangan ini menjadikannya peraih emas termuda dalam sejarah Asian Games sejak ajang digelar 1951.
Kurihara bukan nama yang muncul tiba-tiba di panggung esports Asia. Ia sudah memegang lisensi pemain profesional sejak April 2026 dan rutin mengalahkan pemain dewasa di turnamen Jepang. Di Asian Games 2026, ia turun sebagai bagian dari kontingen tuan rumah dan langsung menyapu bersih lawan-lawannya dari babak penyisihan hingga final.
Perjalanan Kurihara dimulai dari Group Stage. Ia menang 3-0 atas atlet Filipina dan Kazakhstan, lalu mengalahkan Kang Dongshin 3-1 di pertemuan pertama.
Di perempat final, ia membantai atlet Singapura dengan skor 5-0. Semifinal melawan Thailand berakhir 10-1. Pada partai puncak, Kurihara kembali bertemu Dongshin dan menang 10-2.
Media Jepang melaporkan Kurihara berlatih delapan jam setiap hari. Meski begitu, ia tetap mempertahankan nilai akademiknya di sekolah.
"Sulit untuk menyeimbangkannya dengan sekolah dan bimbingan belajar, tetapi ini sangat menyenangkan," ujar Kurihara.
Ia mulai bermain Puyo Puyo di tahun pertama sekolah dasar. Tak butuh waktu lama baginya untuk mulai berkompetisi dan memenangkan turnamen.
Kurihara mengaku gugup saat berada di podium. Ia juga menyebut medali emas yang diraihnya sebagai benda yang indah dan berat.
"Sejujurnya, saya merasa sedikit malu, jadi saya tidak bisa menunjukkan ekspresi atau mengubah wajah saya terlalu banyak. Saya sangat senang. Medali emas ini sangat indah, berkilau, dan berat. Selain itu, boneka mainannya sangat lucu, dan keren juga karena warnanya emas," kata Kurihara, dikutip dari Aljazeera.
Tidak ada catatan resmi soal peraih medali termuda sepanjang sejarah Asian Games. Namun jika mengacu pada Bunga Nyimas yang meraih perunggu di usia 12 tahun pada 2018, dan Cui Chenxi yang meraih emas di usia 13 tahun pada 2023, pencapaian Kurihara berada di atas keduanya.
Cabang esports sendiri baru dipertandingkan secara resmi di Asian Games 2023. Kehadiran atlet usia 11 tahun di podium tertinggi menunjukkan bahwa kompetisi esports Asia kini tidak lagi didominasi pemain dewasa.