TANJUNG SELOR — Kegiatan Strong Point pagi itu menempatkan puluhan personel Dit Samapta Polda Kaltara di ruas jalan yang menjadi pusat aktivitas warga saat jam masuk sekolah. Tiga sekolah yang menjadi lokasi pengamanan adalah SDN 020 Tanjung Selor, SMK Negeri 1 Tanjung Selor, dan SMP Negeri 1 Tanjung Selor.
Penempatan personel dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan volume kendaraan ketika pelajar mulai berdatangan. Petugas mengatur arus lalu lintas sekaligus memastikan kendaraan tetap bergerak di tengah meningkatnya aktivitas masyarakat pada pagi hari.
Selain mengatur kendaraan, personel membantu pelajar ketika menyeberang jalan. Langkah ini dilakukan untuk mengurangi potensi kecelakaan, terutama di kawasan sekolah dengan aktivitas lalu lintas yang cukup padat.
Kabid Humas Polda Kaltara Kombes Pol Slamet Wahyudi mengatakan, kehadiran personel di sejumlah titik tersebut merupakan bagian dari pelayanan kepolisian kepada masyarakat.
"Personel ditempatkan pada titik-titik yang memiliki potensi kepadatan, khususnya di sekitar sekolah saat jam masuk. Ini merupakan upaya preventif untuk menjaga keamanan dan kelancaran aktivitas masyarakat," ujar Slamet.
Menurut Slamet, pengamanan pada pagi hari menjadi langkah preventif untuk menjaga keamanan dan kelancaran lalu lintas. Kehadiran petugas juga diharapkan memberikan rasa aman bagi pelajar, guru, orang tua, dan pengguna jalan.
Ia menambahkan, kegiatan Strong Point juga menjadi bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat. Pengaturan lalu lintas diharapkan dapat menciptakan kondisi yang aman dan tertib selama aktivitas pagi berlangsung.
Selama kegiatan berlangsung, arus lalu lintas di sejumlah titik pengamanan terpantau aman dan lancar. Polisi juga tidak menemukan adanya kejadian menonjol selama pelaksanaan kegiatan.