KALIMANTAN UTARA — Program long-term test ini diumumkan The Drive, yang menerima unit Prelude 2026 berwarna Rallye Red dari Honda. Mobil ini akan dipakai hingga musim panas mendatang sebagai transportasi harian, dari perjalanan akhir pekan hingga urusan belanja rutin.
Pengujian melintasi berbagai kondisi cuaca: panas musim panas yang menyengat, musim gugur yang dingin dan hujan, hingga salju yang tak terhindarkan di wilayah Midwest Amerika Serikat. Tujuannya satu, mengukur bagaimana rasanya hidup sehari-hari dengan mobil yang dianggap paling kontroversial dari Honda belakangan ini.
Kontroversi bermula dari persepsi koneksi antara Prelude lama dan model baru. Konsumen umum menyukai tampilannya, bahkan pemilik mobil ini mengaku hampir setiap hari dihentikan orang yang ingin memuji desainnya atau berbagi cerita tentang Prelude generasi lama.
Di sisi lain, penggemar otomotif modern mengkritik Prelude baru soal drivetrain, spesifikasi performa, dan yang paling utama: harga.
Seperti pendahulunya, Prelude baru tetap coupe dua pintu dengan kapasitas empat orang. Secara teknis ada empat kursi dan empat sabuk pengaman, tapi realistisnya hanya muat dua orang dewasa, atau satu dewasa dengan dua anak.
Yang disyukuri, Honda tidak mengubah Prelude menjadi crossover, apalagi crossover listrik seperti rencana awal pada Acura RSX.
Di bawah kap mesin, Prelude baru memakai sistem hybrid dua motor yang menggabungkan mesin 2.0 liter Atkinson inline-four dengan motor listrik AC synchronous permanent-magnet dan baterai. Kombinasi ini menghasilkan 200 tenaga kuda dan torsi 232 lb-ft.
Seperti sistem hybrid dua motor Honda lainnya, tidak ada transmisi konvensional. Motor penggerak memutar roda depan melalui single-speed reduction gearset hingga mesin bensin mengambil alih lewat lockup clutch.
Hasil akhirnya: tenaga setara Civic Si tapi dengan torsi lebih besar. Bobotnya 3.261 pon atau sekitar 1.479 kg, sekitar 136 kg lebih berat dari Prelude terakhir 25 tahun lalu meski tenaganya sama.
Prelude baru meminjam banyak komponen dari Civic Type R. Bukan hanya suspensi depan seperti yang awalnya diungkap Honda, tapi juga sasis yang sama dengan penyetelan berbeda, suspensi belakang, subframe rigid-mounted, konfigurasi control arm, dan hub carrier.
Membawa pulang Prelude baru butuh 43.695 dolar AS, atau 44.545 dolar AS sesuai konfigurasi yang diuji. Setara sekitar Rp 699 juta hingga Rp 713 juta dengan kurs estimasi Rp 16.000 per dolar AS.
Harga itu terbilang tinggi. Meski interiornya lebih mewah dari Civic Hybrid versi terlengkap, Prelude tetap tidak punya fitur yang umum di mobil sekelas harganya, seperti jok berventilasi, setir berpemanas, dan jok elektrik.
Sebagian besar media hanya mencoba mobil baru selama beberapa jam atau sekitar sepekan. Program long-term ini memberi kesempatan menguji Prelude selama beberapa bulan dan ribuan kilometer.
Pendekatan serupa pernah dilakukan pada Passport TrailSport tahun lalu dan menghasilkan banyak temuan menarik. Honda menyediakan unit ini kepada The Drive untuk keperluan penulisan ulasan.