KALIMANTAN UTARA — Microsoft melanjutkan program pemolesan visual Windows 11 dengan menyasar elemen kecil yang selama ini tertinggal. Build Windows Insider terbaru, nomor 26340.9233, hadir di Experimental Channel dan membawa dialog AutoPlay yang telah dibangun ulang sepenuhnya menggunakan WinUI. Perubahan ini bukan sekadar ganti warna, melainkan pembaruan menyeluruh yang menyelaraskan tampilan dialog dengan estetika Windows 11 modern.
Dialog AutoPlay selama ini dikenal sebagai salah satu elemen tertua di Windows 11 yang tampilannya nyaris tidak berubah selama bertahun-tahun. Dengan migrasi ke WinUI, Microsoft menjanjikan peningkatan performa dan konsistensi visual yang lebih baik dengan bagian lain dari sistem operasi.
Pembaruan ini juga membuat dialog lebih responsif terhadap pengaturan skala teks dan tampilan. Pengguna yang menggunakan perangkat dengan resolusi tinggi atau ukuran teks besar akan merasakan perbedaan signifikan pada kejelasan elemen dialog.
Notifikasi AutoPlay kini juga ditempatkan di Notification Center, memudahkan pengguna mengakses kembali pilihan yang mungkin terlewat saat perangkat eksternal dicolokkan.
Selain dialog AutoPlay, build ini memperkenalkan pengaturan aksesibilitas baru bernama Open apps maximized. Fitur ini secara otomatis memaksimalkan jendela aplikasi saat dibuka, menghilangkan kebutuhan untuk melakukannya secara manual setiap kali. Pengaturan ini dapat diaktifkan melalui Settings > Accessibility > Visual effects.
Perubahan penting lainnya menyangkut privasi. Pengguna kini dapat mengelola izin kamera, mikrofon, dan lokasi untuk setiap aplikasi desktop secara individual. Sebelumnya, kontrol ini hanya tersedia untuk aplikasi UWP/MSIX, sementara aplikasi desktop tradisional diatur melalui satu sakelar global.
Melalui halaman Settings > Privacy & security, pengguna dapat meninjau dan mengatur akses aplikasi satu per satu. Keputusan izin yang sudah dibuat sebelumnya tidak akan direset, dan kebijakan enterprise yang ada tetap berfungsi seperti biasa.
Build ini juga menyertakan sejumlah perbaikan yang sudah diketahui sebelumnya, termasuk masalah animasi taskbar yang berhenti bekerja dan kursor mouse yang tidak muncul di aplikasi tertentu. File Explorer kini mendukung pratinjau otomatis untuk file PDF dan file non-HTML yang diunduh dari web.
Untuk pengembang, dukungan pembelian dalam aplikasi (in-app purchase) untuk aplikasi WinUI 3 yang memerlukan elevasi kini tersedia melalui platform komersial Microsoft. Halaman Installed apps di Settings juga diperbarui untuk menampilkan nomor versi pada level teratas untuk aplikasi terpaket.
Perlu dicatat, beberapa aplikasi desktop mungkin muncul dengan nama berbeda jika mengandalkan komponen sistem bersama atau teknologi yang di-host browser. Windows juga dapat menampilkan label Unsigned jika tidak dapat memverifikasi informasi penerbit. Microsoft menyarankan pengguna hanya memberikan akses kepada aplikasi yang dikenal dan dipercaya.
Build 26340.9233 tersedia bagi pengguna Windows Insider di Experimental Channel. Pembaruan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Microsoft untuk memoles Windows 11, termasuk optimasi untuk sistem dengan RAM 8 GB yang diumumkan sebelumnya. Pengguna yang ingin berbagi pengalaman atau memberikan masukan dapat bergabung di forum komunitas resmi Microsoft.