KALIMANTAN UTARA — Bocoran video The Duskbloods muncul di platform Bilibili setelah 4Gamer secara tidak sengaja mempublikasikannya lebih awal. Rekaman itu memperlihatkan babak final sebuah pertandingan, di mana tiga pemain teratas saling bertarung memperebutkan posisi pertama. Momen klimaks ini memberi bocoran nyata soal sistem pertarungan yang selama ini dirahasiakan FromSoftware.
Aksi dalam video berlangsung cepat. Karakter pemain melompati atap gedung yang disinari cahaya bulan merah darah. Pemain bisa melakukan double jump, serangan udara massif, dan memanggil sekutu yang dikendalikan AI—termasuk serigala dan karakter bertubuh bulat yang menaiki gerobak kayu kecil.
Fitur yang paling menonjol adalah transformasi sementara pemain menjadi velociraptor besar. Mekanik ini mirip dengan skill transformasi naga atau beruang di Elden Ring dan seri Souls, hanya saja di The Duskbloods pemain bisa melesat dan melakukan grab attack yang mematikan.
Setelah pemenang ditentukan, cutscene sinematik diputar. Karakter pemenang terlihat mempersembahkan grail ke langit yang disinari bulan. Ini mengindikasikan adanya elemen naratif atau ritual yang menjadi inti dari mode permainan.
Closed beta yang dimulai besok akan menjadi ujian publik pertama. Sampai bocoran ini muncul, sebagian besar detail mekanisme The Duskbloods masih menjadi misteri. Video ini setidaknya mengonfirmasi bahwa game tersebut mengusung tempo pertarungan yang jauh lebih cepat dibanding judul Soulslike sebelumnya.
Bagi pemain yang ingin merasakan beta tanpa ekspektasi, sebaiknya menghindari media sosial hingga server resmi dibuka. Bocoran yang beredar di Bilibili kemungkinan masih bisa ditemukan ulang di platform lain, meski sumber aslinya sudah dihapus.
Beta tertutup The Duskbloods dijadwalkan berlangsung besok. Pemain yang mendapat akses akan menjadi orang pertama yang merasakan kombinasi elemen PvPvE, summon AI, dan sistem transformasi yang belum pernah ada di game buatan FromSoftware sebelumnya.