KALIMANTAN UTARA — Insiden peretasan yang menimpa CEVA Logistics, perusahaan jasa pengiriman yang juga menjadi mitra Valve untuk Steam hardware, ternyata dampaknya lebih luas dari perkiraan awal. Setelah mengonfirmasi kebocoran data ke pelanggan Steam di Eropa, CEVA kini memberi tahu Pokémon Center bahwa data pelanggan mereka di Inggris dan Jerman ikut terdampak.
Pokémon Center adalah toko resmi merchandise dan koleksi Pokémon. Bagi penggemar di Indonesia yang sering berburu item eksklusif dari toko ini, kabar ini jadi pengingat bahwa risiko keamanan data juga mengintai layanan internasional.
Melalui pemberitahuan email yang mirip dengan yang diterima pelanggan Steam, Pokémon Center menyampaikan bahwa informasi yang berpotensi bocor mencakup nama lengkap, alamat pengiriman, nomor telepon, alamat email, dan detail isi pesanan. Kabar baiknya, data pembayaran dan kartu kredit disebut aman karena Pokémon Center tidak membagikan informasi tersebut kepada CEVA.
Perbedaan mencolok dari kasus Steam adalah tindakan lanjut yang diambil. Pokémon Center langsung membatalkan pesanan pelanggan yang terdampak. Jika kamu salah satu yang kena, tagihan kartu kredit tidak akan diproses; hanya otorisasi pembayaran yang akan hilang maksimal tujuh hari.
Selain pembatalan, kebocoran ini juga bikin proses pengiriman di situs Pokémon Center UK melambat. Situs resmi mereka menampilkan pemberitahuan bahwa mereka sedang mengalami penundaan dalam memproses dan mengirim pesanan, dan beberapa pesanan mungkin butuh waktu lebih lama dari biasanya untuk sampai.
Sebagai bentuk kompensasi, pelanggan yang terdampak menerima kupon diskon 20 persen yang berlaku untuk satu pesanan hingga 30 November. Namun, ada catatan penting: tidak ada jaminan item yang kamu inginkan masih tersedia saat kamu membuat pesanan ulang.
Serangan siber ini diyakini terjadi antara 29 Juli dan 1 Agustus. Pokémon Center menyatakan sedang berkomunikasi dengan CEVA untuk mendapatkan pembaruan soal cakupan insiden dan memastikan langkah pencegahan diterapkan agar kejadian serupa tidak terulang. Mereka juga memantau sistem internal untuk memastikan situs utama tidak terdampak serangan.
Timing kebocoran ini memang parah. Sebagian pesanan yang dibatalkan termasuk produk perayaan ulang tahun Pokémon ke-30 yang sangat dinantikan kolektor. Bagi penggemar di Indonesia yang mengandalkan jasa titip atau membeli langsung dari toko Eropa, insiden ini jadi pengingat untuk selalu memantau email dan riwayat transaksi setelah melakukan pembelian internasional.