TARAKAN — Wali Kota Tarakan, dr. H. Khairul, M.Kes., mengapresiasi gelaran puncak Kaltara Digital QRIS (KATALIS) 2026 yang diselenggarakan Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Utara. Menurutnya, acara ini bukan sekadar ajang sosialisasi transaksi digital, melainkan juga wadah strategis bagi generasi muda untuk menunjukkan kapasitas mereka.
"Kegiatan seperti ini tentunya sangat positif. Selain mendorong masyarakat untuk semakin terbiasa menggunakan transaksi digital, KATALIS juga memberikan ruang bagi anak-anak muda untuk menyalurkan kreativitas dan bakatnya," ujar Khairul di sela-sela acara.
Khairul menyoroti pentingnya digitalisasi yang berjalan beriringan dengan peningkatan literasi masyarakat. Ia menegaskan, kemudahan bertransaksi harus dibarengi dengan pemanfaatan teknologi secara bijak agar berdampak positif pada transparansi ekonomi dan pemerintahan.
Ia juga menyambut baik upaya elektronifikasi pembayaran pajak dan retribusi daerah. Sistem pembayaran digital dinilai mampu memangkas birokrasi dan meningkatkan kualitas pelayanan publik di lingkungan Pemkot Tarakan.
"Digitalisasi ini harus kita manfaatkan untuk memberikan pelayanan yang lebih mudah, cepat dan transparan kepada masyarakat," katanya.
Rangkaian acara puncak KATALIS 2026 berlangsung semarak. Salah satu yang menyedot perhatian adalah kompetisi live performance band yang diikuti pelajar dan mahasiswa dari berbagai daerah di Kalimantan Utara. Panggung terbuka di Taman Berkampung menjadi saksi aksi para musisi muda tersebut.
Selain kompetisi, penampilan artis ibu kota turut memeriahkan suasana malam itu. Keramaian penonton menunjukkan antusiasme warga Tarakan terhadap perpaduan antara edukasi finansial dan hiburan.
Khairul berharap kolaborasi antara pemerintah daerah, Bank Indonesia, pelaku usaha, dan dunia pendidikan dapat terus diperkuat. Menurutnya, sinergi tersebut menjadi kunci untuk mendorong pertumbuhan ekonomi digital yang inklusif di Kalimantan Utara.
"Harapan kita, kegiatan seperti ini tidak berhenti sebagai sebuah acara, tetapi bisa terus mendorong perubahan perilaku masyarakat dalam memanfaatkan teknologi digital untuk hal-hal yang produktif," tuturnya.
KATALIS 2026 dinilai menjadi momentum penguatan transformasi digital di wilayah utara Pulau Kalimantan tersebut. Acara ini sekaligus membuktikan bahwa inovasi pembayaran dan kreativitas anak muda bisa berjalan beriringan dalam satu ruang positif.