Qatar, Juara Bertahan Piala Asia, Tersingkir Tanpa Kemenangan di Fase Grup Piala Dunia 2026

Penulis: Obi Permana  •  Kamis, 25 Juni 2026 | 07:49:31 WIB
Qatar gagal melaju dari fase grup Piala Dunia 2026 setelah tanpa kemenangan.

KALIMANTAN UTARA — Laga hidup mati itu berakhir pahit bagi skuad asuhan Julen Lopetegui. Bosnia tampil trengginas dan unggul cepat lewat gol Kerim Alajbegovic. Petaka bagi Qatar datang ketika Sultan Al Brake mencetak gol bunuh diri yang memperlebar ketertinggalan. Ermin Mahmic kemudian memastikan kemenangan Bosnia di babak kedua. Qatar hanya mampu memperkecil kedudukan lewat Hassan Al Haydos.

Catatan Kelam: 10 Gol Kebobolan, Hanya 2 Gol Balasan

Sepanjang turnamen, Qatar hanya mengoleksi satu poin hasil imbang 1-1 melawan Swiss di laga perdana. Dua laga berikutnya menjadi bencana. Mereka dihajar Kanada dengan skor telak 6-0, lalu ditundukkan Bosnia. Secara keseluruhan, gawang Qatar kebobolan 10 kali, sementara lini depannya cuma mampu mencetak dua gol.

Rapor ini menjadikan Qatar sebagai tim keenam yang resmi gugur dari fase grup Piala Dunia 2026. Mereka berada dalam satu daftar bersama Haiti, Turki, Tunisia, Yordania, dan Panama.

Dari Puncak Asia ke Dasar Piala Dunia

Kontras dengan status mereka sebagai juara bertahan Piala Asia 2023, performa Qatar di panggung dunia kembali mengecewakan. Kegagalan ini merupakan yang kedua beruntun setelah Piala Dunia 2022 di kandang sendiri juga berakhir di fase grup tanpa kemenangan. Al Brake dan kolega gagal menerjemahkan dominasi di Asia ke level global, dengan pertahanan menjadi titik paling rapuh.

  • Hasil Lengkap Qatar di Grup B:
  • Swiss 1-1 Qatar
  • Kanada 6-0 Qatar
  • Bosnia dan Herzegovina 3-1 Qatar

Klasemen Akhir Grup B

Kepastian tersingkirnya Qatar tak lepas dari hasil positif yang diraih pesaing lain di grup. Kekalahan ini memastikan The Maroons finis di dasar klasemen dengan rapor minor. Sementara itu, Bosnia yang meraih kemenangan perdana masih harus menunggu hasil laga lain untuk menentukan nasib mereka. Bagi Qatar, Piala Dunia 2026 hanya menyisakan pekerjaan rumah besar untuk membenahi lini pertahanan sebelum kembali bersaing di kualifikasi berikutnya.

Reporter: Obi Permana
Sumber: sport.detik.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top