TARAKAN — Apresiasi itu disampaikan Sisca saat menghadiri pembukaan Lomba Ketangkasan Baris Berbaris dan Variasi (LKBB) yang menjadi salah satu rangkaian acara Harmony Day 2026. Menurutnya, inisiatif warga seperti ini perlu didorong karena mampu menciptakan lingkungan yang positif bagi anak-anak dan remaja di tengah perkembangan zaman.
Di sisi lain, semangat kebersamaan juga terlihat dari persiapan kontingen Pesta Paduan Suara Gerejani (Pesparawi) Kalimantan Utara. Ketua Lembaga Pengembangan Pesparawi Daerah (LPPD) Kaltara, Norhayati Andris, optimistis kontingen daerah mampu mencatatkan prestasi membanggakan pada ajang yang akan datang.
Optimisme itu disampaikan Norhayati usai Gubernur Kalimantan Utara, Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum., melepas secara resmi Kontingen Pesta Paduan Suara Gerejani. Pelepasan dilakukan sebagai bentuk dukungan penuh pemerintah provinsi terhadap para peserta yang akan berlaga.
Sementara itu, di Kabupaten Nunukan, peringatan Bulan Bung Karno mendapat perhatian serius dari anggota DPRD Provinsi Kalimantan Utara, Arming, SH. Ia menegaskan bahwa peringatan tersebut bukan hanya sekadar mengenang masa lalu, melainkan momentum untuk meneladani nilai-nilai perjuangan Bung Karno.
Arming mendorong masyarakat untuk mengimplementasikan semangat nasionalisme dan gotong royong dalam kehidupan sehari-hari. "Ini saatnya kita tidak hanya berhenti pada seremoni, tapi benar-benar menghidupkan nilai-nilai yang diajarkan Bung Karno," ujarnya.
Rangkaian kegiatan di Tarakan dan Nunukan ini menunjukkan bahwa aktivitas sosial dan keagamaan di Kalimantan Utara terus bergerak, baik yang digerakkan oleh warga secara mandiri maupun difasilitasi oleh pemerintah daerah.