Asisten II Bustan Dorong SDM Lokal Kaltara Naik Kelas, Buka Rakerwil KSBSI di Tarakan

Penulis: Obi Permana  •  Selasa, 12 Mei 2026 | 11:58:08 WIB
Asisten II Bustan membuka Rakerwil KSBSI di Tarakan untuk dorong peningkatan SDM lokal Kaltara.

TARAKAN — Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara meminta tenaga kerja lokal tidak hanya menjadi penonton di daerah sendiri. Dorongan itu disampaikan Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setprov Kaltara, Bustan, saat membuka Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) Korwil KSBSI di Tarakan, belum lama ini.

Bustan hadir mewakili Gubernur Kaltara, Zainal A. Paliwang. Ia menegaskan momentum pasca-Hari Buruh 1 Mei harus jadi refleksi atas tantangan buruh yang masih menganga.

Isu Upah Layak hingga Jaminan K3 Jadi Sorotan

Dalam sambutannya, Bustan menyebut persoalan upah layak, jam kerja, serta jaminan kesehatan dan keselamatan kerja (K3) masih menjadi pekerjaan rumah yang belum tuntas. Rakerwil ini, menurut dia, adalah ruang strategis untuk merumuskan langkah nyata.

"Hubungan industrial yang sehat adalah fondasi penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif," ujar Bustan dalam keterangan yang diterima redaksi, Senin.

Sinergi Tripartit: Bukan Sekadar Seremonial

Pemprov Kaltara menekankan perlunya sinergi tripartit yang benar-benar berjalan. Dialog antara pemerintah, pekerja, dan pengusaha harus menghasilkan solusi konkret, bukan sekadar acara tahunan.

Bustan juga mengingatkan posisi strategis Kaltara sebagai provinsi perbatasan dan penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN). Kondisi itu, kata dia, menuntut SDM lokal naik kelas.

Mahasiswa dan Buruh Harus Jadi Pelaku Utama

Tenaga kerja lokal, termasuk mahasiswa yang akan memasuki dunia kerja, harus jadi pelaku utama pembangunan. "Bukan sekadar penonton di daerah sendiri," tegas Bustan.

Ia menambahkan, kesejahteraan buruh harus sejalan dengan keberlangsungan usaha. Perlindungan buruh dan keberlanjutan bisnis adalah dua sisi yang saling menguatkan.

Komitmen terhadap Regulasi dan Jaminan Sosial

Pemprov berharap Rakerwil ini menghasilkan rekomendasi kebijakan yang konstruktif dan aplikatif. Masukan dari peserta akan digunakan pemerintah daerah dalam merumuskan kebijakan ketenagakerjaan yang lebih baik.

"Pemerintah Provinsi Kaltara berkomitmen hadir sebagai fasilitator untuk memastikan pembangunan ekonomi benar-benar memberikan manfaat bagi seluruh lapisan masyarakat, khususnya para pekerja," imbuh Bustan.

Acara yang dihadiri akademisi Universitas Borneo Tarakan (UBT), perwakilan BPJS Ketenagakerjaan, serta berbagai elemen mahasiswa dan aktivis buruh ini ditutup dengan pantun penyemangat tentang kemajuan ekonomi dan peningkatan kualitas SDM lokal di Kaltara.

Reporter: Obi Permana
Sumber: fokusborneo.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top