Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Utara bersama Dinas Kesehatan Kota Tarakan dan komunitas Generasi Baru Indonesia (GenBI) Kaltara menggelar layanan kesehatan gratis bertajuk SEMARAK di Car Free Day Stadion Datu Adil Tarakan, Minggu (4/10). Kegiatan itu menyasar lebih dari 100 warga yang menjalani pemeriksaan berat dan tinggi badan, gula darah, kolesterol, hingga asam urat. Selain layanan kesehatan, GenBI Kaltara membagikan masker dan mengedukasi warga soal Cinta, Bangga, dan Paham (CBP) Rupiah melalui kuis interaktif.
TARAKAN — Kegiatan SEMARAK (Sehat Masyarakat Bersama GenBI) digelar di tengah keramaian CFD Stadion Datu Adil, menyusul kondisi kekeringan dan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda sejumlah wilayah Kalimantan, termasuk Kaltara. Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Utara, Agus Taufik, menyebut kegiatan itu sebagai bentuk kepedulian dan bakti institusinya terhadap kondisi bencana tersebut.
Melalui SEMARAK, warga mendapatkan pemeriksaan berat dan tinggi badan, gula darah, kolesterol, serta asam urat tanpa biaya. Mereka juga berkonsultasi langsung dengan dokter umum untuk memahami hasil pemeriksaan dan memperoleh arahan awal soal kondisi kesehatan masing-masing.
Siapa Saja yang Terlibat dalam SEMARAK Tarakan?
Kegiatan ini melibatkan tiga pihak: Bank Indonesia Provinsi Kaltara, Dinas Kesehatan Kota Tarakan, dan komunitas Generasi Baru Indonesia (GenBI) Kaltara. GenBI berperan sebagai frontliner Bank Indonesia yang menjalankan kegiatan sosial sekaligus menyebarluaskan edukasi soal tugas dan fungsi bank sentral.
Bank Indonesia menilai generasi muda, terutama mahasiswa, perlu semakin peka terhadap kondisi sosial dan lingkungan. Kesadaran menghadapi risiko bencana dinilai semakin relevan karena kekeringan dan karhutla menjadi tantangan yang harus diantisipasi secara berkelanjutan.
Masker dan Edukasi Kualitas Udara di CFD Tarakan
Selain pemeriksaan kesehatan, GenBI Kaltara membagikan masker kepada peserta disertai edukasi soal pentingnya penggunaan masker saat beraktivitas di luar ruangan. Langkah itu merespons kondisi kualitas udara di Kota Tarakan yang terdampak karhutla.
Pesan lain yang disampaikan lewat kegiatan ini adalah edukasi Cinta, Bangga, dan Paham (CBP) Rupiah. Edukasi dikemas melalui kuis interaktif bersama masyarakat dan pengunjung CFD agar pesan soal mengenali, merawat, dan memahami Rupiah tersampaikan dengan cara yang ringan dan mudah dipahami.
Mengapa CFD Jadi Ruang Edukasi Kebanksentralan?
Antusiasme warga mengikuti rangkaian kegiatan menunjukkan ruang publik seperti CFD bisa menjadi sarana efektif untuk mendekatkan edukasi kebanksentralan. Pelaksanaan SEMARAK sekaligus memperkuat sinergi antara Bank Indonesia, GenBI, dan Pemerintah Kota Tarakan dalam menghadirkan program yang inklusif dan berdampak bagi masyarakat.
Kolaborasi tersebut diharapkan tidak berhenti pada pemeriksaan kesehatan. Bank Indonesia bersama GenBI Kaltara menyatakan akan terus mendorong generasi muda hadir di tengah masyarakat sebagai agen perubahan yang punya kepedulian sosial dan mampu memberi kontribusi nyata bagi daerah.