TANJUNG SELOR — Rapat paripurna dipimpin Ketua DPRD Kabupaten Bulungan H. Riyanto. Agenda utama rapat adalah pembacaan sejarah singkat Kota Tanjung Selor dan Kabupaten Bulungan, dilanjutkan pemotongan Nasi Rasul secara simbolis oleh Ketua dan Wakil Ketua DPRD Bulungan untuk dibagikan kepada tamu undangan.
Dalam sambutannya, Wagub Kaltara menyebut peringatan hari jadi sebagai kesempatan meninjau kembali perjalanan pembangunan daerah. Ia menekankan pentingnya kesinambungan pemerintahan yang berjalan hingga saat ini.
"Kita berterima kasih hingga pada saat ini pemerintahan yang terus berkelanjutan dan berkesinambungan hingga saat ini maju bergerak dan maju terus," kata Ingkong.
Ingkong mengajak Pemkab Bulungan dan seluruh pihak menjaga semangat serta kekompakan membangun Bumi Tenguyun. Ajakan itu disampaikan dengan menyoroti kondisi fiskal yang tengah menghadapi tekanan.
"Bagaimanapun kita tidak putus asa dan menyiasatinya, bergerak untuk maju, membangun kesejahteraan masyarakat," imbuhnya.
Peringatan Hari Jadi Kota Tanjung Selor ke-236 dan Kabupaten Bulungan ke-66 tidak berhenti di rapat paripurna. Sejumlah kegiatan dipusatkan di Kebun Raya Bundayati serta beberapa lokasi lain di Tanjung Selor dan Tanjung Palas selama 8 hingga 25 Oktober 2026.
Tema "Pelestarian Budaya, Mantapkan Potensi Unggul, Bulungan Berkelanjutan" menjadi payung seluruh rangkaian acara. Pemkab Bulungan dan DPRD Bulungan menempatkan pelestarian budaya sebagai salah satu fokus peringatan tahun ini.