Hanafiah Kembali Pimpin PKB Tana Tidung 2026-2031, Konsolidasi Menyasar 5 Kecamatan dan 32 Desa

Penulis: Panji Pratama  •  Kamis, 08 Oktober 2026 | 16:46:31 WIB
Hanafiah resmi kembali memimpin DPC PKB Tana Tidung untuk periode 2026-2031.

TANA TIDUNG — Penetapan Hanafiah sebagai Ketua DPC PKB Tana Tidung merupakan bagian dari proses pembentukan struktur DPC PKB se-Kalimantan Utara melalui tahapan penilaian dan verifikasi di tingkat DPP PKB. Proses itu berjalan sebelum pengukuhan resmi digelar bersama jajaran pengurus lainnya.

Perkuat Struktur hingga Lima Kecamatan dan 32 Desa

Hanafiah menyebut penguatan struktur akan dilakukan hingga lima kecamatan dan 32 desa di Kabupaten Tana Tidung. Menurutnya, keberadaan struktur hingga tingkat bawah penting untuk memastikan komunikasi organisasi tetap berjalan.

“Ini menjadi momentum bagi kita untuk memperkuat konsolidasi organisasi, menyusun program kerja dan memperkuat koordinasi sampai ke tingkat bawah,” kata Hanafiah.

Selain konsolidasi, DPC PKB Tana Tidung akan mematangkan program kerja yang menjadi agenda organisasi selama periode kepengurusan 2026-2031.

Orientasi Politik dan Muskercab Bahas Agenda Lima Tahun

Orientasi politik yang digelar bersamaan dengan pengukuhan menjadi bagian dari upaya memberikan pemahaman kepada pengurus dan kader mengenai arah perjuangan serta tugas organisasi.

“Selain pengukuhan, kita juga melakukan orientasi politik dan membahas program kerja serta target DPC PKB Tana Tidung ke depan,” ujarnya.

Dalam forum tersebut, jajaran pengurus bersama kader dan sejumlah tokoh yang hadir turut membahas berbagai persoalan pembangunan di Kabupaten Tana Tidung.

Kontribusi Kader di Tengah Masyarakat Jadi Sorotan

Pembahasan itu diharapkan dapat menjadi bahan bagi PKB dalam menyusun agenda kerja organisasi sekaligus memperkuat kontribusi kader di tengah masyarakat.

Hanafiah menegaskan, jajaran pengurus yang baru dikukuhkan memiliki tanggung jawab untuk menjaga keberlangsungan organisasi dan menjalankan program kerja secara konsisten.

“Kita ingin seluruh struktur yang ada dapat bergerak bersama, sehingga organisasi tidak hanya kuat secara struktur, tetapi juga hadir dan bekerja di tengah masyarakat,” pungkasnya.

Reporter: Panji Pratama
Sumber: fokusborneo.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top