KALIMANTAN UTARA — Timnas Malaysia menang 6-0 atas Singapura di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Kamis (1/10/2026), tapi hasil itu tak cukup membawa Harimau Malaya ke final FIFA ASEAN Cup 2026. Winger Arif Aiman menyoroti tambahan waktu tujuh menit di laga lain yang membuat Timnas Indonesia melaju ke partai puncak.
Kemenangan besar Malaysia atas Singapura di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Kamis (1/10/2026), berakhir tanpa tiket final. Pada malam yang sama, Timnas Indonesia membukukan skor 9-2 melawan Bangladesh di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta.
Selisih gol dari dua laga itu yang akhirnya menentukan siapa yang berhak melaju ke partai puncak. Malaysia harus menerima kenyataan bahwa kemenangan 6-0 mereka tidak cukup untuk menyalip Indonesia di klasemen.
Winger Timnas Malaysia Arif Aiman menyampaikan kekecewaannya usai laga. Ia menilai para pemain telah tampil maksimal sepanjang fase grup.
"Kami sudah memberikan yang terbaik untuk pertandingan kali ini, tapi kami belum beruntung untuk lolos ke babak final," kata Arif Aiman selepas pertandingan.
Pemain Johor Darul Ta'zim itu juga mengakui bahwa Indonesia layak mendapatkan tempat di final. Menurutnya, Malaysia hanya kalah selisih.
"Kami telah memberikan komitmen terbaik sepanjang tiga pertandingan ini, namun memang belum rezeki kami untuk melaju ke final," imbuh Arif.
"Kami juga paham bahwa Indonesia yang berhak lolos ke final. Kami hanya kalah selisih saja," tambahnya.
Arif sempat menyinggung keputusan tambahan waktu tujuh menit yang muncul di laga lain. Ia menegaskan pemain tidak punya kendali atas hal tersebut.
"Bagi saya, tidak apa-apa. Kami sudah tahu apa yang terjadi sekarang. Kami kalah karena selisih. Tidak masalah. Semua orang tahu situasi Malaysia memberikan terlalu banyak, ada tambahan waktu tujuh menit," selorohnya.
"Kami tidak bisa berkomentar apa-apa dan tidak bisa mengendalikannya. Kami sudah memberikan yang terbaik malam ini, sekarang saatnya fokus untuk pertandingan selanjutnya," tambah Arif.
Terlepas dari kegagalan ke final, Arif menilai ada fondasi positif dari performa Malaysia di turnamen ini. Lini belakang menjadi aspek yang ia soroti.
Malaysia membukukan tiga pertandingan tanpa kebobolan selama fase grup. Catatan itu dinilai Arif sebagai tanda skuad Harimau Malaya punya masa depan menjanjikan.
"Menurut saya sangat baik. Tiga pertandingan tanpa kebobolan. Saya rasa ini adalah skuad terbaik untuk masa depan dalam waktu dekat ini," pungkas Arif.
Kegagalan ini memaksa Malaysia mengalihkan fokus ke agenda berikutnya. Sementara Timnas Indonesia, yang menang 9-2 atas Bangladesh, melaju ke final FIFA ASEAN Cup 2026.