TARAKAN — Upacara berlangsung khidmat dengan mengusung tema nasional "Pancasila Pemersatu Bangsa Menuju Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur." Seluruh ASN lingkungan Kanwil Kemenag Kaltara mengikuti rangkaian upacara yang digelar di tengah keberagaman masyarakat Kalimantan Utara.
Mansur mewakili Kepala Kanwil Kemenag Kaltara dalam memimpin upacara. Ia menyoroti keterkaitan langsung antara tema peringatan tahun ini dengan tugas sehari-hari aparatur Kementerian Agama di daerah perbatasan.
Dalam amanatnya, Mansur menegaskan bahwa persatuan tidak cukup diucapkan sebagai slogan. Nilai itu harus dibuktikan lewat pelayanan yang setara bagi seluruh masyarakat.
"Pancasila harus kita hadirkan dalam setiap pelaksanaan tugas bagi ASN Kementerian Agama, persatuan bukan hanya sebuah slogan. Tetapi harus diwujudkan melalui pelayanan yang tidak membeda-bedakan, menghargai keberagaman, serta membangun kerukunan di tengah masyarakat," ujarnya.
Menurut Mansur, ruang pengabdian Kementerian Agama sangat dekat dengan kehidupan warga. Mulai dari pelayanan keagamaan, pendidikan, pembinaan umat, hingga penguatan kerukunan antarumat beragama.
Ia menambahkan bahwa ASN dituntut menjadi contoh dalam menjaga persatuan. Semangat kerja BerAKHLAK, melayani dengan hati, dan menjaga integritas disebutnya sebagai kunci agar setiap program pemerintah benar-benar dirasakan manfaatnya.
Mansur mengaitkan peringatan Hari Kesaktian Pancasila dengan pelaksanaan Asta Protas Kementerian Agama. Berbagai program prioritas Kemenag, katanya, harus bermuara pada peningkatan kualitas hidup masyarakat dan penguatan kehidupan beragama yang rukun.
"Asta Protas menjadi bagian dari ikhtiar kita untuk menerjemahkan nilai-nilai tersebut dalam kerja nyata. ASN tidak cukup hanya memahami nilai Pancasila, tetapi harus mampu menerjemahkannya dalam program, pelayanan, dan kebijakan yang dirasakan manfaatnya oleh masyarakat," katanya.
Ia menegaskan bahwa ASN harus menjadi teladan dalam menjaga persatuan. Bekerja dengan semangat BerAKHLAK, melayani dengan hati, dan memastikan setiap program pemerintah memberi manfaat bagi masyarakat menjadi pesan utamanya.
Kalimantan Utara memiliki karakteristik khusus sebagai wilayah perbatasan. Keberagaman agama, suku, dan budaya di provinsi ini menjadikan semangat persatuan sebagai energi bersama dalam menjalankan program prioritas Kementerian Agama.
Mansur menyebut kondisi tersebut sebagai alasan mengapa nilai Pancasila harus terus dihidupkan, bukan hanya dalam upacara seremonial, tetapi dalam kebijakan dan pelayanan sehari-hari.
Peringatan Hari Kesaktian Pancasila di lingkungan Kanwil Kemenag Kaltara menjadi pengingat bagi seluruh ASN bahwa persatuan adalah fondasi pelayanan publik yang adil dan merata.